25 Cara Mengucapkan “Goodbye” dalam Bahasa Inggris Sesuai Situasi
Kalau belajar bahasa Inggris, banyak orang cuma tahu kata goodbye artinya selamat tinggal sebagai bentuk ucapan perpisahan. Padahal, orang Inggris tulen (asli) punya banyak pilihan kata-kata lain yang terdengar lebih oke dan sesuai situasi. Bahkan, ada banyak cara lain mengucapkan “goodbye” yang bisa digunakan, mulai dari percakapan santai hingga formal.
Setiap ungkapan punya fungsi dan konteks yang berbeda. Misalnya, “see you later” lebih cocok dipakai saat berpisah dengan teman, sedangkan “thank you for your time” lebih pas diucapkan setelah rapat atau pertemuan bisnis yang cenderung lebih formal. Memilih ungkapan perpisahan bahasa Inggris yang tepat bisa membuat percakapan terdengar lebih sopan, akrab, dan menyesuaikan dengan lawan bicara.
Di artikel ini, kamu akan menemukan 25 ucapan perpisahan bahasa Inggris yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lengkap dengan penjelasan dan contoh penggunaannya, jadi kamu nggak hanya menambah kosakata, tapi juga tahu kapan waktu yang paling pas menggunakan salam perpisahan bahasa Inggris yang sesuai. Berikut kesempatanmu untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan memperluas repertoar salam perpisahan dalam bahasa Inggris.
Mengapa Tidak Selalu Menggunakan “Goodbye”?
Meskipun kata “goodbye” artinya selamat tinggal dan sangat populer, orang Inggris tulen tidak selalu menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Kata ini sering dianggap terlalu formal dan memberi kesan perpisahan yang sangat serius. Karena itu, mereka biasanya memilih selain goodbye dengan menggunakan ungkapan lain yang terdengar lebih cocok.
Berikut beberapa alasannya:
- Terkesan terlalu final. Kata goodbye sering memberikan kesan bahwa pertemuan tersebut mungkin tidak akan terulang lagi. Itulah sebabnya ungkapan ini lebih sering digunakan dalam situasi yang benar-benar merupakan perpisahan.
- Kurang cocok untuk percakapan santai. Saat berbicara dengan teman, keluarga, atau rekan kerja yang akrab, mengucapkan goodbye bisa terdengar terlalu resmi. Kata seperti see you later, bye, atau take care terdengar lebih enak digunakan.
- Memiliki nuansa emosional yang lebih kuat. Dalam beberapa situasi, goodbye bisa memunculkan kesan sedih atau mengharukan. Oleh karena itu, banyak orang memilih ekspresi bahasa Inggris sehari-hari yang terdengar lebih ringan dan optimis.
Sebagai gantinya, penutur asli lebih sering menggunakan beberapa ekspresi berikut:
- See you = Menunjukkan harapan untuk bertemu lagi dalam waktu dekat. Ungkapan ini juga menjadi salah satu bentuk bahasa Inggris sampai jumpa yang paling umum digunakan.
- Bye = Bentuk yang singkat, ramah, dan cocok digunakan hampir di semua situasi santai.
- Catch you later = Memberikan kesan akrab dan menunjukkan bahwa kalian kemungkinan akan bertemu atau berbicara lagi nanti.
Memahami perbedaan nuansa setiap ungkapan akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih alami. Selain menambah kosakata, kamu juga bisa memilih ungkapan perpisahan bahasa Inggris yang paling sesuai dengan situasi dan lawan bicara.
Perbedaan Goodbye, Bye, dan Farewell

Sekilas, goodbye, bye, dan farewell sama-sama berarti “selamat tinggal”. Namun, ketiga kata ini memiliki nuansa dan situasi penggunaan yang berbeda. Memahami perbedaannya akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih natural saat menggunakan berbagai ucapan perpisahan bahasa Inggris.
1. Bye
Bye adalah bentuk paling singkat dan paling santai dari goodbye. Ungkapan ini paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dengan teman, keluarga, atau orang yang sudah akrab. Karena terdengar kasual, bye cocok dipakai hampir di semua situasi nonformal.
Contoh:
Bye! See you tomorrow.
Dadah! Sampai jumpa besok.
2. Goodbye
Goodbye merupakan bentuk yang lebih umum dan netral. Ungkapan ini bisa digunakan dalam situasi formal maupun santai, terutama saat ingin terdengar lebih sopan. Dibandingkan bye, kata ini juga lebih sering dipakai ketika perpisahan berlangsung cukup lama.
Contoh:
Goodbye. Have a safe trip.
Selamat tinggal. Semoga perjalananmu lancar.
3. Farewell
Farewell adalah ungkapan yang paling formal dan memiliki nuansa emosional. Kata ini biasanya digunakan saat seseorang akan pindah, pensiun, atau berpisah dalam waktu yang lama. Selain itu, farewell juga sering muncul dalam acara resmi, seperti farewell party atau pidato perpisahan.
Contoh:
We held a farewell party for our coworker.
Kami mengadakan pesta perpisahan untuk rekan kerja kami.
Cara formal mengucapkan Good Bye dalam bahasa Inggris
Berikut adalah beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk mengucapkan selamat tinggal dalam situasi formal, misalnya saat bersama rekan kerja, atau orang lain yang belum kita kenal dengan dekat. Good Bye sebenarnya adalah cara paling formal untuk salam perpisahan, namun tentu saja Anda ingin mengetahui yang lainnya.
Have a good day atau have a nice day
Ini adalah ungkapan yang sering Anda dengar di Amerika, tetapi merupakan salah satu cara paling universal dan sopan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang lain. Biasanya salam “Have a nice day” atau “have a good day” akan lebih banyak digunakan untuk orang-orang yang tidak terlalu dekat dengan kita. Anda dapat mengubah akhir salam dengan situasi berbeda, misalnya “Have a nice ..”:
- Weekend
- Holiday
- Meeting
- Lunch
Take care
Salam perpisahan atau sapaan selamat tinggal “take care” mungkin juga dapat digunakan dalam situasi informal, tapi tak jarang ucapan itu terdengar dari percakapan orang asing. Ini adalah bentuk perpisahan yang formal dan sopan, serta menunjukkan bahwa Anda memiliki emosi positif terhadap seseorang tersebut.
Cara informal untuk mengucapkan Good Bye dalam bahasa Inggris

Dalam situasi yang lebih santai, atau ingin menyiratkan perasaan ramah dan mengekspresikan lebih banyak emosi, berikut beberapa alternatif yang dapat digunakan untuk mengganti kata “Good Bye”. Diantaranya:
Bye!
Sejauh ini, dengan mempersingkat Good Bye menjadi Bye adalah cara yang paling umum digunakan untuk mendominasi percakapan Anda. Terkesan sederhana, namun Bye dapat membawa dua emosi berbeda bergantung pada nada bicara dan ekspresinya.
See you later/See you/Later!
Contoh ini menunjukkan bahwa kebanyakan penutur bahasa Inggris sangat suka mempersingkat bahasa mereka agar terkesan informal. Salam perpisahan See you later, See you, atau Later ini lebih sering digunakan antar anggota keluarga, teman dekat, atau bahkan orang asing yang sudah mulai akrab dan berkesempatan untuk bertemu kembali.
It was nice to see you again/It was nice to see you/Nice to see you
Semakin pendek bahasanya,semakin informal situasinya. Cara ini lebih sering digunakan oleh orang yang salingkenal tapi jarang seklai bertemu. Rasanya aneh Anda mengucapkan It was nice to see you again (senang bertemu denganmu kembali) kepada sahabat yang baru kemarin Anda bertemu.
Slank Good Bye yang sering digunakan
Dan cara terkahir adalah slank atau bahasa gaul untuk mengucapkan selamat tinggal “Good Bye”. Berikut ada alternatif pilihan salam pengganti yang sangat informal dan dapat digunakan sehari-hari di situasi yang begitu santai. Misalnya:
Peace Out!
Biasanya juga sering kali disingkat, Peace. Cara ini memperlihatkan bahwa Anda berharap orang lain baik-baik saja, dan ucapan selamat tinggal dalam waktu bersamaan.
Take it easy!
Salam perpisahan yang santai ini nyatanya menyimpan makna yang begitu dalam. Take it easy membawa pesan dna harapan bahwa Anda mendoakan orang lain baik-baik saja dan semoga mereka memiliki waktu yang menyenangkan hingga akhirnya dapat bertemu kembali.
Temukan hal yang sama pada kata Very!
Maka sekarang, saatnya Anda melupakan Good Bye dan merubahnya dalam berbagai cara di atas agar orang lain dapat menilai baik kemampuan bahasa Inggris Anda. Cara ini juga dapat menyampaikan salam perpisahan dengan emosi yang sama dengan apa yang Anda harapkan. Pelajari lebih banyak tentang uniknya bahasa Inggris dan jelajahi dunia dengan keterampilan bahasa Anda.
25 Alternatif “Goodbye”

Selain goodbye, masih banyak cara lain mengucapkan goodbye yang bisa kamu gunakan saat berpamitan. Masing-masing memiliki nuansa dan situasi penggunaan yang berbeda, mulai dari percakapan santai dengan teman hingga komunikasi yang lebih profesional. Memahami berbagai ungkapan perpisahan bahasa Inggris akan membantu kamu memilih ekspresi yang paling tepat sesuai kondisi.
Berikut beberapa alternatif goodbye yang paling sering digunakan oleh penutur asli bahasa Inggris.
Untuk Teman
Saat berbicara dengan teman atau orang yang sudah akrab, kamu bisa menggunakan ucapan perpisahan bahasa Inggris yang terdengar santai dan natural. Penutur asli bahasa Inggris lebih sering memakai frasa berikut daripada mengucapkan goodbye karena terdengar lebih ramah. Berikut beberapa ekspresi bahasa Inggris sehari-hari yang paling umum digunakan dalam percakapan.
1. See you
Digunakan ketika kamu yakin akan bertemu lagi dalam waktu dekat. Ungkapan ini terdengar santai dan menjadi salah satu cara paling umum untuk mengatakan bahasa Inggris sampai jumpa dalam percakapan sehari-hari.
Contoh:
See you tomorrow!
Sampai ketemu besok!
2. See you later
Artinya “sampai nanti”. See you later cocok digunakan setelah mengobrol dengan teman atau orang yang akan kamu temui lagi dalam waktu dekat. Ungkapan ini termasuk salah satu ungkapan perpisahan bahasa Inggris yang paling sering digunakan oleh penutur asli.
Contoh:
See you later!
Sampai nanti, ya!
3. Catch you later
Ungkapan ini lebih kasual dibandingkan see you later. Biasanya digunakan di antara teman dekat atau rekan yang sudah akrab karena memberikan kesan santai dan bersahabat.
Contoh:
Catch you later, bro!
Nanti ketemu lagi, bro!
4. Take care
Jika ingin menunjukkan perhatian saat berpisah, take care adalah pilihan yang tepat. Ungkapan ini sering digunakan ketika seseorang akan pulang, bepergian, atau sedang kurang sehat. Dalam konteks tertentu, take care juga bisa menjadi salam perpisahan bahasa Inggris yang menunjukkan kepedulian kepada lawan bicara.
Contoh:
Take care!
Jaga diri baik-baik, ya!
5. Bye for now
Frasa ini berarti “dadah dulu”. Biasanya digunakan ketika perpisahan hanya bersifat sementara dan kalian akan kembali berkomunikasi dalam waktu dekat. Ungkapan ini termasuk alternatif selain goodbye yang terdengar lebih ringan.
Contoh:
Bye for now. Talk to you later!
Dadah dulu. Nanti kita ngobrol lagi!
Untuk Situasi Formal
Dalam situasi formal, memilih ucapan perpisahan bahasa Inggris yang tepat bisa memberikan kesan lebih profesional dan sopan. Frasa-frasa berikut sering digunakan saat berbicara dengan atasan, klien, dosen, atau orang yang baru dikenal. Meskipun maknanya sama-sama “selamat tinggal”, masing-masing memiliki nuansa yang sedikit berbeda.
6. Farewell
Farewell digunakan dalam situasi resmi atau ketika perpisahan berlangsung dalam jangka waktu yang lama, misalnya saat seseorang pindah kerja atau pensiun. Kata ini memiliki kesan lebih formal dibandingkan ekspresi bahasa Inggris sehari-hari seperti bye atau see you.
Contoh:
Farewell, and good luck on your new journey.
Selamat tinggal, semoga sukses di perjalanan barumu.
7. Have a nice day
Ungkapan sopan untuk mengakhiri percakapan pada siang atau sore hari. Frasa ini sangat umum digunakan dalam layanan pelanggan maupun komunikasi bisnis sebagai salah satu bentuk salam perpisahan bahasa Inggris yang profesional.
Contoh:
Thank you. Have a nice day!
Terima kasih. Semoga harimu menyenangkan!
8. Have a great weekend
Biasanya diucapkan pada hari Jumat atau menjelang akhir pekan. Frasa ini terdengar ramah sekaligus profesional.
Contoh:
Have a great weekend!
Selamat menikmati akhir pekan!
9. Until next time
Ungkapan ini menunjukkan harapan untuk bertemu kembali di kesempatan berikutnya. Cocok digunakan dalam presentasi, seminar, maupun komunikasi formal lainnya sebagai bentuk ucapan perpisahan bahasa Inggris yang tetap sopan.
Contoh:
Until next time!
Sampai jumpa di kesempatan berikutnya!
Untuk Rekan Kerja
Saat bekerja, cara mengucapkan selamat tinggal biasanya tetap santai, tetapi tetap menjaga kesan profesional. Ungkapan berikut sering terdengar di kantor, saat rapat selesai, atau ketika mengakhiri percakapan melalui email dan aplikasi chat kerja. Menggunakannya akan membuat komunikasimu terdengar lebih natural.
10. Talk to you later
Frasa ini berarti “nanti kita lanjut ngobrol lagi”. Sangat umum digunakan saat menutup percakapan dengan rekan kerja melalui chat atau telepon. Ungkapan ini juga termasuk cara lain mengucapkan goodbye yang sering dipakai dalam komunikasi sehari-hari.
Contoh:
Talk to you later.
Nanti kita lanjut ngobrol lagi.
11. See you tomorrow
Digunakan ketika kamu sudah tahu akan bertemu rekan kerja keesokan harinya. Ungkapan ini terdengar ramah sekaligus profesional dan menjadi salah satu bentuk bahasa Inggris sampai jumpa yang mudah digunakan.
Contoh:
See you tomorrow at the office.
Sampai ketemu besok di kantor.
12. Have a productive day
Ucapan yang cocok diberikan kepada rekan kerja sebagai bentuk dukungan agar harinya berjalan lancar dan produktif.
Contoh:
Have a productive day!
Semoga harimu produktif!
Untuk Chat
Percakapan melalui WhatsApp, Telegram, Discord, atau media sosial biasanya menggunakan bahasa yang lebih singkat. Karena itu, banyak ungkapan perpisahan bahasa Inggris dalam chat menggunakan bentuk singkatan atau versi yang lebih kasual. Berikut beberapa ekspresi bahasa Inggris sehari-hari yang paling sering digunakan saat mengakhiri obrolan online.
13. TTYL (Talk to You Later)
Singkatan yang sangat populer dalam percakapan digital. Artinya, “ngobrol lagi nanti.” Ungkapan ini menjadi salah satu alternatif selain goodbye yang sering digunakan dalam komunikasi online, terutama dengan teman dekat.
Contoh:
Gotta go. TTYL!
Aku harus pergi dulu. Nanti ngobrol lagi!
14. See ya
Versi yang lebih santai dari see you. Ungkapan ini sering digunakan oleh anak muda dalam percakapan sehari-hari maupun chat. See ya juga bisa menjadi pilihan bahasa Inggris sampai jumpa yang terdengar lebih akrab dan tidak terlalu formal.
Contoh:
See ya!
Sampai ketemu!
15. Bye-bye
Bentuk yang lebih akrab dan terdengar hangat dibandingkan bye. Biasanya digunakan kepada teman dekat, keluarga, atau anak-anak. Bentuk yang lebih akrab dan terdengar hangat dibandingkan bye. Biasanya digunakan kepada teman dekat, keluarga, atau anak-anak sebagai salah satu bentuk salam perpisahan bahasa Inggris yang ramah.
Contoh:
Bye-bye! Have fun!
Dadah! Semoga bersenang-senang!
Contoh Penggunaan dalam Percakapan
Mempelajari berbagai cara lain mengucapkan goodbye akan lebih mudah jika langsung melihat contoh penggunaannya dalam percakapan. Dengan begitu, kamu bisa memahami kapan ungkapan tertentu terdengar santai, formal, atau profesional. Hal ini penting agar penggunaan ucapan perpisahan bahasa Inggris tidak hanya benar secara arti, tetapi juga sesuai dengan konteks.
Berikut beberapa dialog singkat yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Percakapan 1: Berpisah dengan Teman
A: It’s getting late. I have to go now.
B: Alright, see you later!
A: See you!
Arti:
A: Sudah mulai malam. Aku harus pulang sekarang.
B: Oke, sampai nanti!
A: Sampai ketemu!
Percakapan 2: Mengakhiri Hari Kerja
Manager: Great job today, everyone.
Employee: Thank you. Have a great evening!
Manager: You too. See you tomorrow.
Arti:
Manajer: Kerja bagus hari ini, semuanya.
Karyawan: Terima kasih. Semoga malam Anda menyenangkan!
Manajer: Terima kasih, sampai bertemu besok.
Percakapan 3: Berpisah Setelah Meeting
Client: Thank you for the presentation.
You: Thank you for your time. Until next time.
Client: Looking forward to it.
Arti:
Klien: Terima kasih atas presentasinya.
Anda: Terima kasih atas waktunya. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya.
Klien: Saya menantikannya.
Percakapan 4: Chat dengan Teman
Alex: I have to finish my homework now.
Ben: No problem. TTYL!
Alex: Bye-bye!
Arti:
Alex: Aku harus menyelesaikan PR dulu.
Ben: Oke, nanti ngobrol lagi!
Alex: Dadah!
Percakapan 5: Rekan Kerja di Kantor
Rina: I’m heading home now.
Dani: Alright, take care!
Rina: Thanks. See you tomorrow!
Arti:
Rina: Aku pulang dulu, ya.
Dani: Oke, hati-hati ya!
Rina: Makasih. Sampai ketemu besok!
Dari contoh-contoh di atas, bisa dilihat bahwa tidak semua situasi cocok menggunakan kata goodbye. Penutur asli bahasa Inggris lebih sering memilih ungkapan perpisahan bahasa Inggris yang sesuai dengan hubungan mereka, suasana percakapan, dan kemungkinan bertemu kembali. Dengan memahami konteks penggunaannya, kamu akan terdengar lebih natural dan percaya diri saat menggunakan ekspresi bahasa Inggris sehari-hari.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pembelajar Bahasa Inggris
Menguasai banyak kosakata memang penting, tetapi memahami kapan harus menggunakannya jauh lebih penting. Banyak pembelajar bahasa Inggris sudah hafal berbagai alternatif selain goodbye, tetapi masih sering salah memilih ungkapan sesuai situasi. Akibatnya, percakapan bisa terdengar canggung atau kurang natural di telinga penutur asli.
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.
1. Menggunakan Farewell untuk Percakapan Santai
Salah satu kesalahan yang paling umum adalah menggunakan farewell saat berpamitan dengan teman. Padahal, kata ini memiliki nuansa yang sangat formal dan biasanya digunakan untuk perpisahan jangka panjang, seperti saat seseorang pensiun, lulus, atau pindah kerja.
Contoh:
❌ Farewell, bro. See you tomorrow.
✅ Bye, bro. See you tomorrow.
2. Terlalu Sering Menggunakan Goodbye
Menguasai banyak kosakata memang penting, tetapi memahami kapan harus menggunakannya jauh lebih penting. Banyak pembelajar bahasa Inggris sudah hafal berbagai alternatif selain goodbye, tetapi masih sering salah memilih ungkapan sesuai situasi. Akibatnya, percakapan bisa terdengar canggung atau kurang natural di telinga penutur asli.
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering terjadi.
Contoh:
❌ Goodbye, Sarah. I’ll see you in class tomorrow.
✅ See you tomorrow, Sarah!
3. Menggunakan Ungkapan yang Tidak Sesuai Waktu
Beberapa ungkapan hanya cocok digunakan dalam kondisi tertentu. Misalnya, see you tomorrow hanya digunakan jika kamu benar-benar akan bertemu keesokan harinya, sedangkan have a great weekend lebih tepat diucapkan menjelang akhir pekan.
Pastikan kamu memahami konteks penggunaan setiap ungkapan agar tidak terdengar janggal. Pemahaman konteks akan membantu kamu memilih salam perpisahan bahasa Inggris yang lebih tepat.
4. Salah Menggunakan Singkatan dalam Situasi Formal
Singkatan seperti TTYL, BRB, atau See ya memang sangat umum dalam chat dengan teman. Namun, ungkapan tersebut sebaiknya tidak digunakan saat mengirim email kepada klien, dosen, atau atasan karena terkesan terlalu santai.
Dalam komunikasi profesional, gunakan penutup yang lebih sopan seperti Thank you for your time, Have a nice day, atau Best regards. Memahami perbedaan antara komunikasi formal dan informal akan membuat penggunaan ungkapan perpisahan bahasa Inggris menjadi lebih tepat.
Dengan memahami kesalahan-kesalahan di atas, kamu tidak hanya menambah kosakata, tetapi juga tahu cara menggunakan setiap ungkapan sesuai konteks. Hasilnya, kemampuan bahasa Inggrismu akan terdengar lebih natural dan lebih mirip dengan orang Inggris tulen.
Tips Memilih Ungkapan Perpisahan yang Tepat
Memilih cara mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Inggris tidak bisa asal. Selain memperhatikan arti katanya, kamu juga perlu menyesuaikannya dengan lawan bicara dan situasi yang sedang dihadapi. Dengan memilih ungkapan perpisahan bahasa Inggris yang tepat, percakapan akan terdengar lebih natural dan memberikan kesan yang baik.
1. Sesuaikan dengan Lawan Bicara
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah siapa orang yang sedang kamu ajak berbicara. Jika berbicara dengan teman atau keluarga, gunakan ungkapan yang santai seperti bye, see you later, atau take care. Sebaliknya, jika berbicara dengan klien, dosen, atau atasan, pilih ungkapan yang lebih sopan seperti have a nice day atau until next time.
Memahami siapa lawan bicara akan membantu kamu memilih salam perpisahan bahasa Inggris yang sesuai. Dengan begitu, kamu tidak hanya menerjemahkan kata secara langsung, tetapi juga memahami budaya penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
2. Perhatikan Situasinya
Tidak semua ungkapan cocok digunakan di setiap kondisi. Misalnya, see you later hanya tepat jika kamu memang akan bertemu atau berkomunikasi lagi dalam waktu dekat. Sementara itu, farewell lebih cocok digunakan saat perpisahan jangka panjang, seperti ketika seseorang pindah kerja atau pensiun.
Karena itu, penting untuk memahami konteks sebelum memilih cara lain mengucapkan goodbye. Penggunaan kata yang tepat akan membuat komunikasi terdengar lebih alami dan menghindari kesan terlalu formal atau terlalu santai.
3. Gunakan Bahasa yang Natural
Penutur asli bahasa Inggris lebih sering menggunakan ungkapan sederhana daripada kata-kata yang terlalu formal. Dalam percakapan sehari-hari, bye atau see ya biasanya terdengar lebih alami dibandingkan goodbye. Karena itu, jangan ragu menggunakan berbagai ekspresi bahasa Inggris sehari-hari yang memang sering digunakan dalam percakapan.
Mempelajari selain goodbye juga membantu kamu memiliki variasi kosakata yang lebih luas. Dengan begitu, kamu bisa terdengar lebih percaya diri saat berbicara dengan penutur asli.
4. Bedakan Percakapan Langsung dan Chat
Cara berpamitan saat berbicara langsung tidak selalu sama dengan saat mengirim pesan. Dalam chat, singkatan seperti TTYL (Talk to You Later) atau See ya sangat umum digunakan sebagai bentuk ucapan perpisahan bahasa Inggris yang santai. Namun, untuk email atau pesan yang bersifat profesional, sebaiknya gunakan ungkapan yang lebih formal agar tetap terlihat sopan.
Memahami perbedaan situasi akan membuat kamu lebih mudah menentukan kapan menggunakan ungkapan kasual dan kapan menggunakan bahasa yang lebih resmi.
5. Perhatikan Kemungkinan Bertemu Lagi
Jika kamu yakin akan bertemu kembali, pilih ungkapan seperti see you, see you later, atau until next time. Sebaliknya, jika perpisahan berlangsung dalam waktu yang lama atau bahkan permanen, farewell bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Dengan memahami konteks pertemuan berikutnya, kamu bisa memilih bahasa Inggris sampai jumpa yang paling sesuai. Hal ini juga membuat penggunaan bahasa Inggris terdengar lebih natural dan tidak seperti hasil terjemahan langsung.
Dengan memahami tips di atas, kamu tidak hanya mengetahui goodbye artinya dan berbagai variasinya, tetapi juga bisa menggunakan setiap ungkapan sesuai konteks. Hal ini akan membuat kemampuan bahasa Inggrismu terdengar lebih alami dan membantu kamu berkomunikasi dengan lebih percaya diri.
Ingin menerjemahkan dokumen atau materi bahasa Inggris dengan hasil yang alami dan sesuai konteks? Tim BrainyTranslation siap membantu kebutuhan penerjemahan Anda untuk dokumen akademik, bisnis, maupun legal.
Kenali bahasa, kenali dunia.
Baca artikel menarik lainnya disini.
Salam baca, Brainy!
FAQ
Apa perbedaan goodbye dan farewell?
Meskipun sama-sama berarti “selamat tinggal”, goodbye dan farewell memiliki tingkat formalitas yang berbeda. Goodbye bersifat netral sehingga bisa digunakan dalam berbagai situasi, baik formal maupun nonformal. Sementara itu, farewell terdengar lebih resmi dan biasanya digunakan saat perpisahan jangka panjang, seperti ketika seseorang pensiun, pindah kerja, atau lulus.
Kapan menggunakan see you later?
See you later digunakan ketika kamu memperkirakan akan bertemu atau berbicara lagi dengan orang tersebut dalam waktu dekat. Ungkapan ini cocok dipakai saat berpisah dengan teman, keluarga, atau rekan kerja dalam suasana santai. Jika belum ada rencana untuk bertemu lagi, sebaiknya pilih ungkapan lain yang lebih sesuai.
Apakah bye sopan digunakan dalam situasi formal?
Bye memang terdengar sopan, tetapi sifatnya cukup kasual sehingga lebih cocok digunakan dengan teman atau orang yang sudah akrab. Dalam situasi formal, seperti berbicara dengan klien, dosen, atau atasan, sebaiknya gunakan ungkapan seperti goodbye, have a nice day, atau thank you for your time agar terdengar lebih profesional.
Apa arti take care?
Take care secara harfiah berarti “jaga diri”. Ungkapan ini digunakan untuk menunjukkan perhatian kepada lawan bicara saat berpisah, terutama ketika seseorang akan pulang, bepergian, atau sedang kurang sehat. Karena memiliki makna yang hangat, frasa ini sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Bagaimana mengucapkan salam perpisahan dalam email bahasa Inggris?
Dalam email bahasa Inggris, penutup yang digunakan biasanya berbeda dengan percakapan langsung. Untuk email formal, kamu bisa menggunakan Best regards, Kind regards, Sincerely, atau Yours sincerely sebelum mencantumkan nama. Jika email ditujukan kepada teman atau kolega yang sudah akrab, penutup seperti Best, Take care, atau All the best juga bisa menjadi pilihan yang tepat.