Ketika kita memulai mempelajari Bahasa Mandarin, mungkin kita akan bertanya-tanya kenapa Bahasa mandarin di bagi menjadi 2. Antara Bahasa mandarin tradisional dan Bahasa Mandarin sederhana, dan Bahasa mandarin mana yang perlu kita pelajari? Nah pada kesempatan kali ini kita akan memberi tau kalian beberapa perbedaan utama antara Bahasa Mandarin tradisional dan sederhana

1. Tempat dimana digunakan

Bahasa mandarin yang disederhanakan secara resmi di gunakan di Tiongkok darat, Singapura dan tak jarang juga digunakan oleh komunitas Tionghoa di Malaysia. Sedangkan Bahasa Mandarin  tradisonal di gunakan di Taiwan, Hong kong dan Makau

Bahasa Mandarin tradisional pada mulanya merupakan standar di semua wilayah berbahasa Mandarin. Ada yang mengatakan bahwa karakter disederhanakan dalam penulisan sepanjang sejarah, yang dimana kemungkinan besar karena memiliki kenyamanan. Karakter yang lebih sederhana juga di katakana sudah ada sejak Dinasti Qin. Pemerintah berharap dengan di terapkannya sistem resmi Bahasa Mandarin yang di sederhanakan akan membantu meningkatkan tingkat melek huruf di Tiongkok.

2. Penampilan karakter

Sudah jelas perbedaan yang paling mencolok antara Bahasa Mandarin tradisional dan Bahasa mandarin sederhana adalah karekternya. Bahasa Mandarin Tradisional memilki lebih banyak guratan yang membuatnya sedikit lebih rumit. Sedangkan Karakter yang di sederhanakan, lebih mudah dan memiliki sedikit guratan.

Namun meski beberapa aksara diubah kedalam aksara yang lebih sederhana, tapi tetap saja ada pula yang terbawa. Kemungkinan besar karena karakter tersebut sudah sangat sederhana sehingga tidak butuh di sederhanakan lagi.

Contohnya seperti kata kata berikut:

MANDARINPINYININDONESIA
rénOrang
Aku
hǎoBagus



3. Jumlah karakter

Tak hanya menyederhanakan karekter individual, Bahasa Mandarin yang di sederhanakan ternyata juga menggunakan lebih sedikit karakter secara total. Bahasa Mandarin sering menggunakan satu karakter untuk mewakili kata kata yang memiliki arti berbeda tapi pengucapannya sama. Sedangkan Bahasa Mandarin tradisional memiliki karakter tersendiri di setiap katanya.

Seperti:

MANDARIN TRADISIONALMANDARIN SEDERHANAPINYININDONESIA
miànwajah
miànmie
MANADARIN TRADISIONALMANDARIN SEDERHANAPINYININDONESIA
hòupermaisuri
hòukembali

Setelah kalian memahami perbedan Bahasa Mandarin Tradisional dan Bahasa Mandarin sederhana, maka dari sini kalian sudah bisa mengambil keputusan, kira-kira Bahasa Mandarin Mana yang perlu di pelajari. Dan tentu saja keputusan ini bergantung kepada tujuan dan kebutuhan kalian, berikut beberapa pertimbangan yang mungkin kalian butuhkan:

KEPRAKTISAN

Berdasarkan tujuan kalian bisa memikirkan kira-kira sistem penulisan mana yang menurut kalian lebih praktis. Misal kalian bisa memikirkan dengan siapa kalian akan berkomunikasi? Di wilayah mana kalian akan menggunakannya? Jika kalian menggunakannya di wilayah Tiongkok daratan maka kemungkinan Bahasa Mandarin sederhana akan sangat di perlukan. Tapi jika kalian menggunakannya di wilayah Taiwan maka gunakan Bahasa Mandarin tradisional.

MINAT

Jika kalian adalah orang ada yang tertarik dengan budaya atau kaligrafi Tiongkok kuno,kalian bisa mempertimbangkan untuk mempelajarin Bahasa Mandarin tradisional atau setidaknya kalian mempelajari beberapa karakter tradisional di sana sini

Tapi jika kalian adalah orang yang tertarik dengan sejarah Panjang dan budaya yag melekat di Tingkok tradisional,yang menganggapnya estetis dan bermakna.

Karakter “cinta”dalam Bahasa Mandarin adalah salah satu contoh yang sering di kemukakan orang orang ketikaa membahas hal ini.Dalam Bahasa Mandarin tradisional,karakter cintah adalah 愛 dan bagian yang membentuknya adalah karakter 心 (hati),Dalam Bahasa Mandarin yang disederhanakan karakter cinta adalah  爱 yang dimana menghilnagkan karakter “hati”,sebagian merasakan bahwa perubahan seperti ini,aksara tradisional lebih mewakili makna kata,meski topik ini masih di perdebatkan tetapi mungkin bisa mempengaruhi keputusan kalian

KESULITAN

Sebagian orang/siswa menganggap bahwa bahasa Manadarin susah di pelajari, jadi banyak dari mereka yang lebih memilih menggunkan Bahasa Mandarin Sederhana, yang dimana karakternya memiliki sedikit guratan sehingga mudah untuk diingat dan di tulis.

Namun sebagian dari yang lain menganggap aksara tradisional tidak sesulit itu karna menurut mereka ada banyak hubungan yang berguna di antara aksara tersebut, yang mungkin diantaranya tidak muncul di Bahasa Mandarin yang di sederhanakan, contohnya seperti門 (pintu), 開 (terbuka), dan 關 (tutup). ,tetapi hal tersebut tidak berlaku di Bahasa Mandarin sederhana : 门 (pintu), 开 (terbuka), 关 (tutup).

Dengan demikian, mempelajari Bahasa Mandarin tradisonal atau pun Bahasa Mandarin sederhana tetap akan membutuhkan usaha, baik dari sistem penulisan yang kalian pilih, tapi yang paling penting kalian mempelajari Bahasa Mandarin yang sesuai dengan tujuan kalian.

Demikian juga dalam aktivitas menerjemahkan, banyak tantangan yang mungkin akan kita hadapi ketika melakukan aktifitas penerjemahan, baik dari atau ke dalam bahasa ini, terutama dalam hal perbedaan sistem tulisan antara Bahasa Indonesia dan Mandarin. Oleh karena itu kalian tentunya membutuhkan bantuan jasa terjemah bahasa Mandarin professional. Kami dari Brainy Translation siap membantu kalian dalam menerjemahkan dokumen kalian baik ke atau dari Bahasa Mandarin.

Baca artikel menarik lainnya di sini

Salam baca, Brainy!