STOP Asal Translate! “Keluarga Besar” Ternyata Bukan Big Family
“Tidak ada yang lebih indah daripada kata pulang ke rumah. Berkumpul bersama keluarga, menyantap makanan enak dan bersantai.” – Irina Shayk
Belajar bahasa Inggris memang kelihatannya gampang di awal. Banyak orang merasa cukup menerjemahkan kata per kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Padahal, kenyataannya nggak sesimpel itu.
Ada banyak ungkapan dalam bahasa Inggris yang nggak bisa diterjemahkan mentah-mentah. Kalau dipaksakan, artinya bisa jadi aneh, kurang natural, atau bahkan salah total. Salah satu contoh yang paling sering terjadi adalah penggunaan istilah “keluarga besar”.
Kenapa Terjemahan Asal-Asalan Bisa Salah?
Banyak orang mengira semua bahasa punya pola yang sama. Jadi, kalau dalam bahasa Indonesia ada istilah tertentu, tinggal diterjemahkan per kata ke bahasa Inggris. Padahal, setiap bahasa punya cara berpikir dan budaya yang berbeda. Bahasa Inggris sering kali melihat konteks dan hubungan antar kata, bukan sekadar arti literalnya.
Karena itulah, penerjemahan bukan cuma soal mengganti kata dari satu bahasa ke bahasa lain. Seorang penerjemah juga harus memahami konteks, budaya, dan makna yang sebenarnya ingin disampaikan.
“Keluarga Besar” Bukan Big Family
anggota keluarga besar; freepik
Kesalahan ini sering banget ditemukan, terutama dalam percakapan sehari-hari atau caption media sosial. Banyak yang menerjemahkan “keluarga besar” menjadi big family.
Sekilas memang masuk akal. “Big” berarti besar, dan “family” berarti keluarga. Tapi dalam bahasa Inggris, istilah ini ternyata kurang tepat jika yang dimaksud adalah keluarga besar dalam arti hubungan keluarga yang luas. Untuk menyebut “keluarga besar”, istilah yang lebih natural dan tepat adalah: Extended family
Apa Itu Extended Family?
Dalam bahasa Inggris, extended family merujuk pada anggota keluarga di luar keluarga inti. Misalnya seperti kakek, nenek, paman, bibi, sepupu, dan kerabat lainnya.
Jadi, fokusnya bukan pada jumlah anggota keluarga, melainkan hubungan kekeluargaannya. Itulah kenapa istilah ini lebih tepat digunakan dibanding big family.
Contoh penggunaannya dalam kalimat:
- I visited my extended family during the holiday.
- Our extended family gathers every Eid celebration.
Kalimat tersebut terdengar jauh lebih natural bagi penutur asli bahasa Inggris.
Lalu, Kapan Pakai Big Family?
Keluarga besar muslim; freepik
Nah, big family sebenarnya tetap bisa digunakan, tapi maknanya berbeda. Istilah ini dipakai untuk menggambarkan keluarga yang memiliki banyak anggota.
Jadi, big family lebih menekankan pada ukuran atau jumlah orang dalam keluarga tersebut. Bukan hubungan kekerabatannya.
Contohnya:
- She comes from a big family with eight siblings.
- Having a big family can be very fun.
Dalam konteks ini, penggunaan big family jadi tepat karena yang dibahas adalah jumlah anggota keluarganya.
Kenapa Kesalahan Seperti Ini Sering Terjadi?
Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan menerjemahkan secara literal. Banyak pembelajar bahasa Inggris yang fokus pada arti kata per kata tanpa memahami konteks penggunaan aslinya.
Selain itu, media sosial juga membuat banyak orang terbiasa menggunakan terjemahan instan tanpa dicek kembali. Akibatnya, kesalahan seperti ini jadi semakin umum dan dianggap benar. Padahal, dalam komunikasi profesional atau akademik, kesalahan kecil seperti ini bisa memengaruhi kredibilitas seseorang. Apalagi jika digunakan dalam dokumen resmi atau komunikasi bisnis.
Bahasa Itu Soal Konteks
Dalam dunia penerjemahan, konteks adalah segalanya. Satu kata bisa memiliki arti berbeda tergantung situasi penggunaannya. Contohnya, kata “besar”. Dalam bahasa Indonesia, kata ini bisa merujuk pada ukuran, jumlah, pengaruh, atau hubungan. Namun dalam bahasa Inggris, tiap konteks biasanya memiliki istilah yang berbeda.
Karena itulah, menerjemahkan bahasa tidak bisa hanya mengandalkan kamus atau aplikasi otomatis. Dibutuhkan pemahaman mendalam tentang cara penutur asli menggunakan bahasa tersebut.
Pentingnya Menggunakan Penerjemah Profesional
Saat akan menerjemahkan sebuah hal yang sangat penting dan formal, kamu tidak bisa menerjemahkan secara sembarangan dan harus pada ahlinya; freepik
Kesalahan kecil dalam terjemahan mungkin terlihat sepele. Namun, dalam situasi tertentu, dampaknya bisa cukup besar. Misalnya dalam dokumen bisnis, kerja sama internasional, atau konten profesional.
Penerjemah profesional tidak hanya menerjemahkan kata, tetapi juga memastikan makna, nuansa, dan konteks tetap tersampaikan dengan natural. Hasilnya jadi lebih akurat dan nyaman dibaca. Selain itu, penerjemah berpengalaman biasanya memahami istilah budaya dan ekspresi idiomatik yang sering tidak bisa diterjemahkan secara langsung.
Aplikasi penerjemah memang sangat membantu untuk penggunaan sehari-hari. Namun, hasil terjemahan otomatis tidak selalu akurat, terutama untuk kalimat yang memiliki konteks budaya atau makna khusus.
Sering kali, hasil terjemahan terdengar kaku atau terlalu literal. Bahkan, ada beberapa kasus di mana arti kalimat justru berubah total karena konteksnya tidak dipahami dengan benar. Karena itu, penting untuk tetap melakukan pengecekan ulang atau menggunakan jasa penerjemah profesional jika terjemahan digunakan untuk kebutuhan penting.
Belajar Bahasa Inggris dengan Cara yang Benar
Kalau ingin bahasa Inggris terdengar lebih natural, cobalah belajar berdasarkan konteks, bukan hanya hafalan kosakata. Perhatikan bagaimana penutur asli menggunakan suatu istilah dalam percakapan sehari-hari.
Selain itu, biasakan membaca artikel, menonton film, atau mendengarkan podcast berbahasa Inggris. Cara ini membantu kamu memahami penggunaan bahasa secara lebih alami. Semakin sering terpapar konteks asli, semakin mudah juga membedakan mana terjemahan yang natural dan mana yang terdengar “Indonesia banget”.
Kesimpulan
Bahasa Inggris memang nggak selalu bisa diterjemahkan mentah-mentah. Contoh sederhana seperti “keluarga besar” saja ternyata bukan big family, melainkan extended family.
Perbedaan kecil seperti ini menunjukkan bahwa bahasa bukan cuma soal arti kata, tetapi juga soal konteks dan cara berpikir penuturnya. Karena itu, penting untuk memahami penggunaan bahasa secara natural agar tidak salah arti.
Biar hasil terjemahan lebih akurat, natural, dan nggak terdengar kaku, pastikan kamu menggunakan penerjemah yang tepat. Brainy Translation siap membantu kebutuhan terjemahan Inggris–Indonesia maupun bahasa lainnya dengan hasil yang profesional dan sesuai konteks. Yuk, konsultasikan kebutuhan terjemahanmu sekarang juga melalui WhatsApp di +62 813-5935-8604 atau email ke brainytranslation@gmail.com. Pastikan pesan Anda tersampaikan dengan tepat, jelas, dan berkelas — dalam bahasa apa pun dan di mana pun Anda berada!