081-359-358-604 [email protected]

Tidak ada bisnis yang dapat berhasil memperluas hingga ke pasar global tanpa jasa penerjemah, sehingga meningkatnya permintaan akan terjemahan yang akurat dan efisien. Di samping itu, perkembangan dunia teknologi yang sangat pesat ini, ada banyak model kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang dikembangkan dengan kecepatan yang mengerikan. Tidak tanggung-tanggung, banyak peran manusia yang digeser dan digantikan oleh mesin sehingga banyak profesi yang akhirnya terancam punah.

Kendati demikian, industri jasa penerjemah berusaha mengimbangi kemajuan ini dengan juga menerapkannya ke dalam proses penerjemahan. Sayangnya, hal ini menimbulkan banyak perdebatan tentang penerjemah manusia vs mesin kecerdasan buatan di industri ini selama beberapa dekade dan terus berlanjut hingga hari ini. Terutama dengan munculnya pemain baru di bawah terjemahan AI: ChatGPT.

Dan pertanyaan besar yang selalu dikhawatirkan adalah;

Akankah Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Mampu Menggantikan Profesi Penerjemah?

Tulisan ini akan merangkum sebagian pro dan kontra terkait Penerjemah Manusia vs Mesin Kecerdasan Buatan.

Terjemahan AI

Terjemahan mesin adalah program yang menafsirkan dan menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain. Seperti yang Anda lihat, terjemahan mesin telah berkembang pesat sejak tahun 1950-an, terutama sekarang karena didukung oleh pemrograman model AI. Jadi, tidak mengejutkan mengetahui bahwa sektor jasa penerjemah mesin telah tumbuh secara drastis selama bertahun-tahun. Salah satu yang paling terkenal adalah Google Translate. Meskipun sempat benar-benar tidak dapat diandalkan, namun dengan perkembangannya, Google Translate kini mulai banyak digunakan kembali dengan penuh kepercayaan. Ada beberapa hal yang menjadikan penerjemahan mesin mulai dilirik pesonanya, misalnya;

  • Kecepatan dan efisiensi – Karena pemrogramannya yang canggih, teknologi berbasis AI seperti ChatGPT misalnya dapat mengambil data dalam jumlah besar, yang memungkinkannya menerjemahkan teks dalam hitungan detik. Itu juga mengapa banyak bisnis mengintegrasikannya ke dalam alur kerja dan proses penerjemahan mereka.
  • Aksesibilitas dan implementasi – Alat penerjemahan AI berpotensi untuk diintegrasikan dan digunakan secara luas oleh masyarakat. Ini termasuk menggunakannya di berbagai platform dan media.
  • Efektivitas biaya – Biaya terjemahan mesin AI telah menurun secara signifikan selama bertahun-tahun. Itu membuat penerjemahan konten lebih tersedia untuk individu dan bisnis yang tidak memiliki anggaran untuk ahli bahasa.
  • Serbaguna – Sistem berbasis AI seperti ChatGPT misalnya terus dikembangkan dan meningkat kinerjanya sehingga dapat digunakan untuk menerjemahkan konten untuk berbagai industri, terutama yang membutuhkan terjemahan spesialis.

Meskipun, ada juga beberapa hal yang perlu Anda perhatikan mengapa mesin penerjemahan AI ini tidak sepenuhnya dapat menggantikan peran penerjemah manusia. Jika takaran penerjemahan sebatas 4 poin di atas, mungkin AI memegang posisi pertama sebagai penerjemah terbaik. Namun, proses penerjemahan berkualitas lebih dari itu. Mari kita lihat dari sudut pandang keuntungan atau kelebihan menggunakan penerjemah manusia.

Penerjemah Manusia (Profesional)

Mesin bisa saja memiliki kosakata yang lebih luas karena terhubung dengan internet, namun penerjemahan bukan hanya sekedar tentang susunan kosakata. Penerjemah manusia akan selalu dibutuhkan karena memiliki nilai-nilai yang sulit untuk dilakukan oleh mesin, yakni pemahaman terkait apa yang sedang diterjemahkan. Penerjemah profesional benar-benar dapat memahami tulisan dari sudut pandang penulis dan menuliskannya kembali sesuai tujuan yang diharapkan dengan konteks yang dapat diterima dalam bahasa sasaran. Beberapa proses penerjemahan yang hanya dapat dilakukan oleh penerjemah manusia adalah;

  • Sensitif secara budaya – Penerjemah manusia memiliki pemahaman budaya dan perhatian terhadap detail yang dapat memastikan akurasi terjemahan dan sensitivitas budaya.
  • Nuansa linguistik – Manusia dapat memahami konteks dan makna suatu teks dan menyampaikannya dalam bahasa sasaran. Mereka juga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ekspresi idiomatik dan humor.
  • Keakuratan dan kualitas – Manusia lebih akurat dalam menyediakan terjemahan suatu teks karena tidak seperti terjemahan mesin, mereka dapat mengoreksi dan mengeditnya. Mereka juga dapat menjernihkan kesalahpahaman atau pertanyaan apa pun dengan bertukar pikiran dengan klien mereka atau profesional lain di industri tersebut.
  • Sentuhan pribadi – Ada beberapa penerjemah manusia terkemuka sepanjang sejarah, dan itu karena mereka meninggalkan cara kreatif dan unik dalam menerjemahkan banyak novel dan puisi. Karena itu, banyak yang menganggap terjemahan sebagai bentuk seni tersendiri.

Pada akhirnya yang dapat dilakukan dari pro dan kontra ini adalah bentuk layanan penerjemahan kolaborasi, yang berarti jasa penerjemah akan melakukan kombinasi dari penerjemahan mesin dan keterampilan penerjemah manusia dengan harapan penerjemahan yang dihasilkan tetap terjamin kualitasnya, akurat, sesuai konteks dan budayanya, serta dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dengan biaya yang lebih murah. Dan Anda akan dapatkan layanan demikian hanya bersama Brainy Translation. Kami bekerja sama dengan penerjemah profesional yang dapat bekerja untuk terjemahan spesialis sekalipun, dengan keterbukaannya terhadap teknologi penerjemah.

Baca artikel menarik lainnya disini.

Salam baca, Brainy!