Bahasa Inggris untuk Email Bisnis: Struktur, Contoh, dan Kalimat Profesional
“Success is not the key to happiness… If you love what you are doing, you will be successful.” – Albert Schweitzer
Di dunia kerja, email masih menjadi salah satu cara utama untuk berkomunikasi dengan klien, rekan kerja, maupun mitra bisnis. Karena itu, memahami bahasa Inggris untuk email bisnis bukan hanya soal menerjemahkan kalimat dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris untuk bisnis, tetapi juga memahami struktur, pilihan kata, dan tingkat formalitas yang sesuai.
Email yang ditulis dengan baik dapat membuat pesan lebih mudah dipahami dan terlihat profesional. Dengan memahami format email bisnis bahasa Inggris, kamu juga bisa menyampaikan permintaan, memberikan informasi, melakukan follow-up, atau mengonfirmasi meeting dengan lebih percaya diri.
Apa Itu Email Bisnis dalam Bahasa Inggris?
Email bisnis bahasa Inggris adalah email yang digunakan untuk keperluan komunikasi profesional menggunakan Bahasa Inggris. Email ini dapat digunakan ketika berkomunikasi dengan klien, supplier, perusahaan, rekan kerja, maupun partner bisnis dari berbagai negara.
Berbeda dengan email pribadi, email bisnis biasanya memiliki struktur yang lebih jelas dan pilihan kata yang lebih profesional. Karena itu, memahami bahasa Inggris email kerja akan membantu kamu menyampaikan pesan secara efektif tanpa terdengar terlalu kaku ataupun terlalu santai.
Kapan Menggunakan Email Bisnis Bahasa Inggris?
Email bisnis dalam Bahasa Inggris umumnya digunakan untuk berbagai kebutuhan profesional, seperti:
- Menghubungi calon klien.
- Mengirim proposal.
- Meminta informasi.
- Melakukan follow-up.
- Mengirim quotation.
- Mengonfirmasi jadwal meeting.
- Mengirim dokumen.
- Membahas kerja sama.
- Memberikan project updates.
Dengan memahami situasi penggunaannya, kamu bisa memilih kalimat email bisnis bahasa Inggris yang sesuai dengan tujuan dan penerima email.
Struktur Email Bisnis Bahasa Inggris
Secara umum, format email bisnis bahasa Inggris terdiri dari beberapa bagian utama berikut:
- Subject atau subjek email
- Greeting atau salam pembuka
- Opening atau kalimat pembuka
- Purpose atau tujuan email
- Supporting Information atau informasi pendukung
- Call to Action atau tindakan yang diharapkan
- Closing atau kalimat penutup
- Signature atau tanda tangan
Struktur tersebut membuat email lebih mudah dibaca karena penerima dapat langsung memahami maksud pesan. Pola ini juga umum digunakan dalam English business email untuk berbagai kebutuhan komunikasi profesional.
Subject atau Subjek Email
Subject sebaiknya dibuat singkat dan langsung menunjukkan tujuan email. Hindari subject yang terlalu umum seperti “Hello” atau “Important” karena tidak memberikan gambaran mengenai isi pesan.
Contoh subject yang lebih jelas:
- Meeting Confirmation – 25 September
- Request for Quotation
- Project Update
- Document Submission
- Follow-Up on Our Meeting
Subject yang spesifik akan membantu penerima memahami konteks email bahkan sebelum membuka pesannya.
Cara Membuka Email Bisnis dalam Bahasa Inggris

Bagian greeting perlu disesuaikan dengan siapa penerima email dan seberapa formal hubungan profesionalnya. Pilihan sapaan yang tepat dapat membuat email terasa lebih profesional sejak awal.
Dear Mr./Ms. [Name]
Gunakan Dear Mr./Ms. [Name] ketika kamu mengetahui nama penerima dan ingin menjaga gaya komunikasi tetap formal. Bentuk ini cocok untuk menghubungi klien, calon partner, atau pihak lain yang belum terlalu familiar denganmu.
Dear [Name]
Kalau hubungan profesional sudah cukup akrab, kamu bisa menggunakan Dear [Name] tanpa mencantumkan Mr. atau Ms.. Sapaan ini tetap terdengar profesional, tetapi nuansanya sedikit lebih personal dan tidak terlalu kaku.
Dear Sir or Madam
Dear Sir or Madam dapat digunakan ketika kamu tidak mengetahui nama orang yang akan menerima email. Meski begitu, pertimbangkan konteksnya terlebih dahulu dan gunakan hanya ketika memang tidak ada informasi mengenai nama penerima.
To Whom It May Concern
To Whom It May Concern biasanya digunakan ketika email ditujukan kepada pihak atau departemen tertentu, tetapi nama penerimanya tidak diketahui. Sapaan ini tidak selalu menjadi pilihan utama untuk setiap email bisnis, sehingga jika nama penerima bisa ditemukan, sebaiknya gunakan nama tersebut agar pesan terasa lebih personal.
Kalimat Pembuka Email Bisnis Bahasa Inggris
Kalimat pembuka sebaiknya langsung memberikan konteks mengenai alasan kamu menghubungi penerima. Berikut beberapa business email phrases yang bisa digunakan sesuai situasi.
Memperkenalkan Diri
My name is [Name], and I am [Position] at [Company].
Kalimat ini cocok digunakan ketika pertama kali menghubungi seseorang dan perlu memperkenalkan posisi serta perusahaan.
Menghubungi untuk Pertama Kali
I am writing to inquire about…
Ungkapan ini dapat digunakan ketika ingin meminta informasi mengenai produk, layanan, kerja sama, atau hal lainnya.
Menindaklanjuti Percakapan Sebelumnya
I am writing to follow up on our previous discussion.
Kalimat ini cocok ketika sebelumnya sudah pernah melakukan pembicaraan melalui meeting, telepon, atau komunikasi lainnya.
Menindaklanjuti Email
I am following up on my previous email regarding…
Gunakan kalimat ini ketika ingin mengingatkan penerima mengenai email sebelumnya tanpa terdengar terlalu mendesak.
Kalimat Bahasa Inggris untuk Menyampaikan Tujuan Email
Bagian utama email sebaiknya menjelaskan tujuan pesan secara langsung. Beberapa kalimat email bisnis bahasa Inggris berikut bisa digunakan untuk kebutuhan yang berbeda.
| Tujuan | Kalimat |
| Meminta informasi | I am writing to inquire about… |
| Meminta dokumen | Could you please provide…? |
| Mengirim dokumen | Please find attached… |
| Mengonfirmasi | I would like to confirm… |
| Menjadwalkan meeting | I would like to schedule a meeting… |
| Follow-up | I am writing to follow up on… |
| Memberikan informasi | I would like to inform you that… |
| Meminta bantuan | Could you please assist us with…? |
Pilih ungkapan yang paling sesuai dengan konteks agar email tetap jelas dan terdengar natural. Tidak semua situasi membutuhkan bahasa yang sangat formal.
Cara Meminta Sesuatu dengan Sopan dalam Email Bahasa Inggris

Ketika meminta informasi, dokumen, bantuan, atau tindakan tertentu, pilihan kata perlu diperhatikan agar permintaan tidak terdengar seperti perintah. Berikut beberapa pola yang umum digunakan dalam bahasa Inggris untuk email bisnis.
Could You Please…?
Could you please…? merupakan salah satu pola yang umum digunakan untuk menyampaikan permintaan secara sopan dalam email bisnis. Frasa ini bisa digunakan ketika kamu meminta penerima mengirimkan dokumen, memberikan informasi, atau melakukan tindakan tertentu.
Contoh:
Could you please send us the updated document?
Artinya: Bisakah Anda mengirimkan dokumen terbaru kepada kami?
Would You Mind…?
Would you mind…? juga dapat digunakan untuk membuat permintaan terdengar lebih halus. Namun, perhatikan struktur kalimat setelahnya karena pola ini biasanya diikuti bentuk verb-ing.
Contoh:
Would you mind reviewing the document?
Artinya: Apakah Anda keberatan meninjau dokumen tersebut?
We Would Appreciate It If…
Jika ingin membuat permintaan dengan gaya yang lebih formal, kamu bisa menggunakan We would appreciate it if…. Ungkapan ini cocok ketika meminta penerima memberikan bantuan atau menyelesaikan sesuatu dalam batas waktu tertentu.
Contoh:
We would appreciate it if you could provide the information by Friday.
Artinya: Kami akan sangat menghargai jika Anda dapat memberikan informasi tersebut paling lambat hari Jumat.
Kindly…
Kata kindly juga cukup sering ditemukan dalam email formal untuk menyampaikan permintaan secara sopan. Meski begitu, penggunaannya tidak perlu berlebihan karena jika muncul terlalu sering, email bisa terasa kaku atau kurang natural.
Contoh:
Kindly provide the required documents at your earliest convenience.
Artinya: Mohon kirimkan dokumen yang diperlukan saat Anda memiliki kesempatan.
Bahasa Inggris untuk Mengirim Dokumen melalui Email
Saat mengirim file melalui email, penerima perlu diberi tahu dengan jelas bahwa terdapat dokumen yang dilampirkan. Beberapa business email phrases berikut dapat digunakan untuk menyebutkan attachment.
Please Find Attached
Frasa Please find attached sering digunakan dalam email bisnis ketika kamu menyertakan dokumen sebagai lampiran. Ungkapan ini cocok untuk berbagai jenis dokumen, terutama ketika penerima memang sedang menunggu berkas tersebut.
Contoh:
Please find attached the requested document.
Artinya: Silakan lihat dokumen yang diminta pada lampiran.
I Have Attached…
Kamu juga bisa menggunakan I have attached… untuk menyampaikan secara langsung bahwa dokumen sudah dilampirkan. Bentuk ini terdengar cukup natural dan cocok digunakan dalam komunikasi profesional sehari-hari.
Contoh:
I have attached the updated proposal for your review.
Artinya: Saya telah melampirkan proposal terbaru untuk Anda tinjau.
Attached Is…
Jika ingin membuat kalimat yang lebih singkat, gunakan pola Attached is…. Frasa ini bisa dipakai ketika ingin langsung menyebutkan dokumen yang disertakan dalam email.
Contoh:
Attached is the revised quotation.
Artinya: Terlampir quotation yang telah direvisi.
Cara Menyebut Lampiran
Beberapa istilah yang umum digunakan dalam email bisnis bahasa Inggris antara lain:
- Attachment
- Attached document
- Revised document
- Updated file
- Supporting document
- Proposal
- Quotation
- Invoice
Pastikan nama file juga jelas agar penerima tidak kesulitan menemukan dokumen yang dimaksud.
Bahasa Inggris untuk Follow-Up Email
Follow-up biasanya digunakan untuk meminta kabar atau perkembangan setelah mengirim email, proposal, dokumen, atau melakukan meeting. Dalam bahasa Inggris email kerja, pilihan kata perlu disesuaikan agar follow-up tetap sopan dan tidak terkesan menekan penerima.
Follow-Up Setelah Mengirim Proposal
Kalau proposal sudah dikirim beberapa hari lalu tetapi belum mendapat respons, kamu bisa mengirim email singkat untuk menanyakan perkembangannya. Salah satu kalimat yang bisa digunakan adalah:
I am following up on the proposal we sent last week.
Artinya, “Saya ingin menindaklanjuti proposal yang kami kirim minggu lalu.” Kalimat ini cukup aman digunakan untuk komunikasi dengan calon klien maupun partner bisnis.
Follow-Up Setelah Meeting
Setelah meeting, follow-up bisa digunakan untuk memastikan kembali hasil pembahasan atau menanyakan langkah berikutnya. Contoh kalimat yang bisa digunakan:
I am writing to follow up on our meeting yesterday.
Kalimat tersebut berarti “Saya menghubungi Anda untuk menindaklanjuti meeting kita kemarin.” Kamu juga bisa melanjutkannya dengan pertanyaan atau informasi mengenai hasil pembahasan.
Menanyakan Status
Jika ingin mengetahui perkembangan suatu pekerjaan atau permintaan, gunakan kalimat yang terdengar sopan dan tidak terlalu menekan. Misalnya:
Could you please let us know if there are any updates regarding this matter?
Artinya, “Bisakah Anda memberi tahu kami jika ada perkembangan terkait hal ini?” Ungkapan ini cocok digunakan saat kamu sedang menunggu dokumen, keputusan, konfirmasi, atau informasi lainnya.
Follow-Up Tanpa Terdengar Mendesak
Follow-up bukan berarti harus meminta jawaban dengan nada mendesak. Pilih kalimat sesuai dengan hubungan profesional dan seberapa jauh kamu ingin menekankan permintaan update.
| Situasi | Kalimat |
| Formal | I would like to follow up regarding… |
| Netral | I am following up on… |
| Lebih langsung | Could you please provide an update on…? |
Kalau baru pertama kali melakukan follow-up, gaya formal atau netral biasanya sudah cukup. Sementara itu, kalimat yang lebih langsung bisa digunakan ketika kamu memang membutuhkan kepastian atau update untuk melanjutkan proses berikutnya.
Bahasa Inggris untuk Mengonfirmasi Meeting

Dalam komunikasi bisnis, email juga sering digunakan untuk mengatur dan memastikan jadwal meeting. Mulai dari mengusulkan waktu, mengonfirmasi jadwal, sampai mengirim link meeting, semuanya bisa disampaikan dengan kalimat yang singkat dan tetap profesional.
Mengusulkan Jadwal
Saat ingin menawarkan waktu meeting kepada klien atau rekan kerja, kamu bisa menggunakan:
Would you be available for a meeting on Monday at 10 a.m.?
Artinya, “Apakah Anda tersedia untuk meeting pada hari Senin pukul 10 pagi?” Ungkapan Would you be available terdengar sopan sehingga cocok digunakan saat menghubungi pihak eksternal.
Mengonfirmasi Jadwal
Setelah jadwal disepakati, kamu bisa mengirim email untuk memastikan kembali waktu meeting tersebut. Contohnya:
I would like to confirm our meeting scheduled for Monday.
Kalimat ini berarti “Saya ingin mengonfirmasi meeting kita yang dijadwalkan pada hari Senin.” Jika diperlukan, kamu bisa menambahkan waktu, lokasi, atau platform meeting setelah kalimat tersebut.
Mengubah Jadwal
Jika ada perubahan agenda dan kamu perlu memindahkan jadwal meeting, gunakan ungkapan yang tetap sopan. Salah satu contohnya:
Would it be possible to reschedule our meeting?
Artinya, “Apakah memungkinkan untuk menjadwalkan ulang meeting kita?” Setelah itu, kamu bisa menawarkan tanggal dan waktu alternatif agar proses penjadwalan lebih mudah.
Mengirim Link Meeting
Ketika mengirim tautan untuk meeting online, kamu tidak perlu menggunakan kalimat yang panjang. Cukup gunakan:
Please find the meeting link below.
Artinya, “Silakan lihat link meeting di bawah ini.” Setelah kalimat tersebut, letakkan link meeting dan informasi tambahan seperti waktu meeting atau agenda jika diperlukan.
Bahasa Inggris untuk Menutup Email Bisnis
Bagian penutup menjadi sentuhan terakhir dalam sebuah email bisnis. Selain menunjukkan kesopanan, pilihan kata di bagian ini juga bisa memberi kesan tentang tingkat formalitas hubungan kamu dengan penerima email.
Best Regards
Best Regards merupakan salah satu penutup yang paling umum digunakan dalam email profesional. Ungkapan ini cukup formal tetapi tetap terasa natural, sehingga bisa digunakan untuk berbagai situasi kerja.
Contoh:
Best Regards,
[Nama]
Kind Regards
Kind Regards juga banyak digunakan dalam komunikasi profesional. Penutup ini cocok untuk email kepada klien, partner bisnis, maupun rekan kerja, terutama ketika kamu ingin mempertahankan nada yang sopan dan ramah.
Contoh:
Kind Regards,
[Nama]
Sincerely
Sincerely cenderung terasa lebih formal dibandingkan Best Regards atau Kind Regards. Penutup ini lebih cocok untuk surat atau email yang sifatnya resmi, terutama ketika komunikasi membutuhkan tingkat formalitas yang lebih tinggi.
Contoh:
Sincerely,
[Nama]
Thank You for Your Time
Kalimat Thank You for Your Time bisa digunakan ketika kamu ingin menghargai waktu yang telah diberikan oleh penerima. Ungkapan ini cocok setelah meminta meeting, menjelaskan suatu hal, atau mengajukan permintaan tertentu.
Contoh:
Thank you for your time and consideration.
Kalimat tersebut berarti “Terima kasih atas waktu dan pertimbangan Anda.”
Looking Forward to Hearing from You
I look forward to hearing from you.
Untuk contoh email profesional bahasa Inggris, perhatikan bahwa closing sebaiknya tetap konsisten dengan keseluruhan gaya email. Hindari menggunakan penutup yang terlalu santai jika isi email ditujukan untuk kebutuhan formal.
📌Catatan:
Pilihan penutup email sebaiknya disesuaikan dengan konteks, hubungan profesional, dan isi pesan. Email kepada klien baru mungkin membutuhkan gaya yang lebih formal, sedangkan komunikasi dengan rekan kerja yang sudah sering berinteraksi bisa menggunakan penutup yang lebih santai tetapi tetap profesional.
Contoh Email Bisnis Bahasa Inggris
Setelah memahami struktur dan ungkapan yang umum digunakan, sekarang kamu bisa melihat beberapa contoh email bisnis bahasa Inggris berdasarkan kebutuhan yang berbeda.
Contoh Email Meminta Informasi
Email ini digunakan ketika kamu membutuhkan informasi tertentu dari klien, supplier, atau partner bisnis. Pastikan tujuan email disampaikan sejak awal dan jelaskan informasi yang ingin kamu dapatkan.
Subject: Request for Product Information
Dear [Name],
I am writing to inquire about the products currently available from your company.
Could you please provide us with detailed product information, including the specifications, available options, and pricing?
Thank you for your assistance. We look forward to hearing from you.
Best regards,
[Name]
Struktur email tersebut terdiri dari subject, greeting, opening, permintaan utama, closing, dan signature. Pola sederhana seperti ini dapat digunakan sebagai referensi ketika membuat contoh email formal bahasa Inggris untuk kebutuhan bisnis.
Contoh Email Meminta Quotation
Jika perusahaan ingin membeli produk dari supplier, kamu dapat mengirim email permintaan quotation atau penawaran harga. Supaya supplier bisa memberikan penawaran yang sesuai, sertakan informasi mengenai produk, jumlah, spesifikasi, harga, dan waktu pengiriman yang diharapkan.
Subject: Request for Quotation
Dear [Supplier’s Name],
We are interested in purchasing the following products from your company:
- Product: [Product Name]
- Quantity: [Required Quantity]
- Specifications: [Product Specifications]
Could you please send us a quotation including the unit price, total cost, payment terms, and estimated delivery time?
We would appreciate it if you could provide the quotation by [Date].
Thank you for your assistance. We look forward to receiving your offer.
Best regards,
[Name]
[Company Name]
Contoh Email Mengirim Proposal
Email pengiriman proposal biasanya digunakan untuk memperkenalkan dokumen yang dikirim kepada calon klien atau partner bisnis. Isi email tidak perlu terlalu panjang, tetapi harus menjelaskan nama proposal, tujuan pengiriman, dan tindakan yang diharapkan dari penerima.
Subject: Proposal Submission
Dear [Name],
My name is [Name], and I am [Position] at [Company Name].
Please find attached our proposal for [Project or Service Name] for your review and consideration.
We would appreciate it if you could review the proposal and let us know if you have any questions or require further information.
Thank you for your time.
Best regards,
[Name]
[Company Name]
Contoh Email Follow-Up
Follow-up email dapat digunakan ketika kamu belum menerima tanggapan atas pembahasan, proposal, atau permintaan sebelumnya. Gunakan kalimat yang singkat agar email tetap jelas tanpa memberikan kesan terlalu mendesak.
Subject: Follow-Up Regarding Our Previous Discussion
Dear [Name],
I hope you are doing well.
I am writing to follow up on our previous discussion regarding [Topic or Project].
Could you please let us know if there are any updates on this matter?
Thank you for your time. I look forward to hearing from you.
Best regards,
[Name]
Contoh Email Konfirmasi Meeting
Email konfirmasi meeting digunakan untuk memastikan bahwa semua pihak memiliki informasi jadwal yang sama. Selain tanggal dan waktu, cantumkan platform atau lokasi serta agenda agar meeting dapat dipersiapkan dengan baik.
Subject: Meeting Confirmation
Dear [Name],
I would like to confirm our meeting with the following details:
- Date: Monday, [Date]
- Time: 10:00 a.m. [Time Zone]
- Platform/Location: [Meeting Platform or Address]
- Agenda: [Meeting Topic]
Please let me know if the schedule or meeting details need to be adjusted.
Thank you, and I look forward to our discussion.
Best regards,
[Name]
Contoh Email Bisnis Bahasa Inggris untuk Klien
Komunikasi dengan klien membutuhkan gaya bahasa yang profesional, tetapi tetap mudah dipahami. Berikut beberapa contoh email bisnis bahasa Inggris yang bisa disesuaikan dengan situasi.
Mengirim Informasi kepada Klien
Subject: Information Update
Dear [Client’s Name],
I would like to share the latest information regarding [Topic or Project].
Please find the relevant details below for your reference.
Should you need any further information, please feel free to contact us.
Best regards,
[Name]
Meminta Konfirmasi Klien
Subject: Request for Confirmation
Dear [Client’s Name],
Could you please confirm whether the details below are correct?
[Insert Details]
We would appreciate your confirmation by [Date] so that we can proceed with the next steps.
Thank you for your cooperation.
Best regards,
[Name]
Menginformasikan Perubahan Jadwal
Subject: Schedule Change Notification
Dear [Client’s Name],
We would like to inform you that the schedule for [Project or Meeting] has been changed.
The updated schedule is as follows:
- Date: [New Date]
- Time: [New Time]
We apologize for any inconvenience this may cause and appreciate your understanding.
Best regards,
[Name]
Memberikan Update Proyek
Subject: Project Progress Update
Dear [Client’s Name],
I would like to provide you with an update on the progress of [Project Name].
The project is currently [Project Status]. Our team is working on [Current Task], and the next step will be [Next Step].
Please let us know if you have any questions or concerns.
Best regards,
[Name]
Meminta Feedback
Subject: Request for Feedback
Dear [Client’s Name],
We would appreciate your feedback regarding the service or project we recently completed.
Please let us know if you have any suggestions or comments that could help us improve our service.
Thank you for your time and valuable feedback.
Best regards,
[Name]
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menulis Email Bisnis Bahasa Inggris

Kesalahan kecil dalam email dapat membuat pesan terdengar kurang profesional atau bahkan menimbulkan salah pengertian. Karena itu, selain mengetahui cara membuat email bisnis bahasa Inggris, penting juga memahami kesalahan yang sebaiknya dihindari.
Menerjemahkan Bahasa Indonesia Secara Harfiah
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah menerjemahkan kalimat bahasa Indonesia ke bahasa Inggris kata demi kata. Padahal, kedua bahasa memiliki struktur kalimat, kebiasaan penggunaan kata, dan cara menyampaikan maksud yang berbeda.
Kalimat yang terdengar wajar dalam bahasa Indonesia belum tentu terasa natural ketika diterjemahkan secara langsung. Karena itu, fokuslah pada maksud pesan, lalu susun ulang kalimatnya mengikuti pola bahasa Inggris yang sesuai.
Contoh:
- Terjemahan harfiah: I want to ask information about your product.
- Lebih natural: I would like to inquire about your product.
- Alternatif: I am writing to ask for more information about your product.
Contoh kedua dan ketiga terdengar lebih sesuai untuk konteks email bisnis. Pilihan kalimat tetap perlu disesuaikan dengan tingkat formalitas dan hubungan kamu dengan penerima.
Menggunakan Bahasa Terlalu Santai
Bahasa yang terlalu santai, termasuk slang atau singkatan percakapan, sebaiknya dihindari ketika mengirim email kepada klien atau partner bisnis yang belum terlalu dekat. Meskipun maksudnya ramah, gaya bahasa tersebut bisa memberikan kesan kurang profesional atau tidak sesuai dengan situasi.
Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami, terutama dalam komunikasi pertama atau ketika membahas dokumen, pembayaran, kontrak, dan pekerjaan penting lainnya.
Contoh:
- Terlalu santai: Hey, can you send me the file ASAP?
- Lebih profesional: Could you please send us the file at your earliest convenience?
Kalimat profesional tidak harus selalu kaku. Kamu tetap bisa menggunakan gaya yang ramah dan natural selama pilihan katanya sesuai dengan konteks komunikasi.
Email Terlalu Panjang
Email bisnis sebaiknya langsung menyampaikan tujuan dan informasi yang dibutuhkan. Pesan yang terlalu panjang, berulang, atau berisi penjelasan yang tidak relevan dapat membuat penerima kesulitan menemukan inti pembahasan.
Sebelum menulis email, tentukan terlebih dahulu apa yang ingin kamu sampaikan dan respons seperti apa yang diharapkan. Setelah itu, susun informasi berdasarkan prioritas, mulai dari tujuan utama, detail pendukung, hingga langkah berikutnya.
Contoh pembukaan yang langsung pada tujuan:
I am writing to request an update on the project timeline.
Subject Tidak Jelas
Subject atau subjek email membantu penerima mengenali isi pesan tanpa harus membukanya terlebih dahulu. Jika subjek terlalu umum, kosong, atau tidak menggambarkan isi email, pesan tersebut bisa lebih sulit diprioritaskan atau ditemukan kembali.
Buat subject yang ringkas, spesifik, dan sesuai dengan tujuan email. Usahakan penerima dapat memahami topik utama hanya dengan membaca baris subjek.
Tidak Menjelaskan Attachment
Melampirkan file tanpa memberikan penjelasan dapat membuat penerima bertanya-tanya tentang isi atau tujuan dokumen tersebut. Hal ini terutama perlu diperhatikan ketika email berisi beberapa lampiran dengan nama file yang berbeda.
Sertakan kalimat singkat yang menjelaskan dokumen apa yang dikirim dan alasan penerima perlu memeriksanya. Dengan begitu, penerima dapat memahami konteks lampiran tanpa harus menebak-nebak.
Tidak Ada Call to Action
Email yang membutuhkan respons sebaiknya memiliki call to action atau arahan tindakan yang jelas. Tanpa bagian ini, penerima mungkin tidak mengetahui apakah kamu mengharapkan konfirmasi, review dokumen, pengiriman informasi, atau tindakan lainnya.
Call to action tidak harus ditulis dengan nada memerintah. Kamu bisa menggunakan kalimat yang sopan dan langsung menjelaskan respons yang diperlukan, termasuk batas waktu jika memang ada.
Formal vs Informal dalam Email Bahasa Inggris
Gaya bahasa email perlu disesuaikan dengan penerima dan konteksnya. Bahasa informal tidak selalu salah, tetapi untuk klien baru atau komunikasi yang lebih resmi, pilihan kata yang profesional biasanya lebih tepat.
| Informal | Lebih Profesional |
| I want to ask… | I would like to inquire… |
| Send me the file. | Could you please send me the file? |
| Tell me if… | Please let me know if… |
| Thanks. | Thank you for your assistance. |
| Sorry for the delay. | We apologize for the delay. |
Kalimat di kolom informal tetap bisa digunakan dalam situasi tertentu, misalnya saat berkomunikasi dengan rekan kerja atau klien yang sudah dekat. Jadi, pilih gaya bahasa berdasarkan hubungan dengan penerima, tujuan email, dan tingkat formalitas yang dibutuhkan.
Tips Menulis Email Bisnis Bahasa Inggris agar Profesional
Mengetahui teori saja belum cukup. Saat menulis English business email, beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu membuat email lebih jelas dan profesional.
Tentukan Tujuan Sebelum Menulis
Sebelum mulai mengetik, tentukan dulu apa yang ingin kamu sampaikan atau dapatkan dari email tersebut. Coba tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang ingin saya dapatkan dari email ini?”
Gunakan Paragraf Pendek
Hindari menumpuk semua informasi dalam satu paragraf panjang. Sebaiknya, setiap paragraf fokus pada satu informasi utama agar email lebih nyaman dibaca.
Gunakan Bahasa yang Jelas
Tidak perlu menggunakan kalimat yang rumit hanya agar email terdengar profesional. Pilih kata-kata yang sederhana dan langsung selama maksudnya tetap jelas.
Periksa Nama dan Jabatan Penerima
Sebelum mengirim, pastikan nama dan jabatan penerima sudah ditulis dengan benar. Kesalahan kecil pada bagian ini bisa memberikan kesan bahwa email tidak diperiksa dengan teliti.
Periksa Attachment Sebelum Mengirim
Jika email menyebutkan dokumen atau file terlampir, pastikan attachment benar-benar sudah dimasukkan. Periksa juga apakah file yang dikirim merupakan versi yang tepat.
Baca Ulang Sebelum Send
Luangkan waktu sebentar untuk membaca kembali email sebelum menekan tombol Send. Periksa beberapa hal berikut:
- Grammar
- Spelling
- Nama
- Tanggal
- Angka
- Attachment
- Recipient
Pemeriksaan sederhana ini bisa membantu menghindari kesalahan yang sebenarnya mudah dicegah.
Kapan Perusahaan Membutuhkan Jasa Translate Bahasa Inggris?

Tidak semua kebutuhan komunikasi dapat diselesaikan hanya dengan menggunakan template email bisnis bahasa Inggris. Ketika perusahaan perlu menerjemahkan dokumen resmi atau materi yang memiliki terminologi khusus, proses penerjemahan membutuhkan ketelitian lebih agar maknanya tetap sesuai dengan dokumen sumber.
Untuk kebutuhan seperti ini, perusahaan dapat mempertimbangkan jasa translate Bahasa Inggris untuk dokumen, terutama jika dokumen akan digunakan untuk kebutuhan profesional, legal, atau komunikasi dengan pihak internasional. Pemilihan penerjemah juga perlu mempertimbangkan pengalaman, pemahaman terminologi, serta proses pengecekan hasil terjemahan.
Email Saja vs Dokumen Bisnis
Email umumnya lebih fleksibel dan langsung pada tujuan. Sementara itu, dokumen bisnis membutuhkan konsistensi istilah dan ketepatan makna, terutama jika berkaitan dengan urusan legal atau teknis.
Dokumen yang Sering Membutuhkan Terjemahan
Beberapa dokumen yang umum diterjemahkan antara lain:
- Kontrak
- Proposal
- Company profile
- Laporan keuangan
- Dokumen teknis
- SOP
- Manual
- Dokumen legal
Mengapa Terminologi Penting?
Istilah tertentu memiliki makna khusus sesuai bidangnya. Kesalahan menerjemahkannya dapat menimbulkan interpretasi berbeda, sehingga penggunaan jasa translate dokumen bisnis Bahasa Inggris dapat dipertimbangkan untuk dokumen yang membutuhkan ketepatan dan konsistensi.
Kesimpulan
Memahami bahasa Inggris untuk email bisnis membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menerjemahkan kata. Struktur email, tingkat formalitas, pemilihan ungkapan, kejelasan tujuan, dan konteks hubungan profesional semuanya perlu diperhatikan.
Dengan memahami pola seperti request, follow-up, confirmation, document submission, meeting, dan closing, kamu bisa membuat email bisnis bahasa Inggris yang lebih terstruktur dan mudah dipahami. Penggunaan template juga dapat membantu mempercepat proses penulisan tanpa membuat setiap email terdengar seperti hasil copy-paste.
Pada akhirnya, cara membuat email bisnis bahasa Inggris yang baik adalah dengan menyampaikan tujuan secara jelas, menggunakan bahasa yang sopan, dan menyesuaikan gaya komunikasi dengan penerima. Gunakan contoh email profesional bahasa Inggris sebagai referensi, lalu sesuaikan isi, istilah, dan tingkat formalitasnya dengan kebutuhan.
👉 🌐 Hubungi Brainy Translation Sekarang!
Untuk dokumen yang lebih kompleks seperti kontrak, laporan, proposal, atau dokumen legal, kebutuhan penerjemahan tentu berbeda dari sekadar menulis email. Dalam situasi tersebut, jasa penerjemah profesional Brainy Translation dapat membantu menjaga ketepatan istilah dan konsistensi isi dokumen.
FAQ
Mulailah dengan subject yang jelas, salam profesional, tujuan email, informasi pendukung, tindakan yang diharapkan, penutup, dan signature.
Beberapa pilihan antara lain Dear Mr./Ms. [Name], Dear [Name], atau bentuk pembuka lain yang disesuaikan dengan hubungan dan konteks profesional.
Salah satu bentuk yang umum adalah “I am writing to inquire about…” atau “Could you please provide…?”
Beberapa bentuk yang dapat digunakan antara lain “I am writing to follow up on…” dan “I am following up regarding…”
Contohnya:
Could you please send us the requested document?
Beberapa penutup yang umum digunakan adalah Best regards, Kind regards, dan Sincerely, tergantung konteks.
Tidak selalu. Tingkat formalitas bergantung pada hubungan dengan penerima, tujuan komunikasi, budaya perusahaan, dan konteks email.