Profesi interprter kian diminati banyak orang. Kebutuhan akan profesi ini dibuktikan dengan banyaknya seminar atau pertemuan internasional yang diselenggarakan di Indonesia maupun di negara lain di dunia. Terlebih, era digital saat ini yang mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan banyak orang di seluruh dunia. Penerjemah dan interpreter mengatasi hambatan bahasa dan menjadi jembatan komunikasi antarbudaya.

Meskipun sama-sama bertugas dalam menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lainnya, interpreter dan translator memegang tugas yang berbeda. Jika translator atau penerjemah bertugas menerjemahkan bahasa yang outputnya dalam bentuk tulisan, interpreter menerjemahkan secara lisan.

Dikutip dari Language Scientific, interpreter adalah seorang yang menerjemahkan sesuatu secara dua arah di tempat (on the spot) tanpa menggunakan kamus atau bahasa referensi lainnya. Biasanya, interpreter akan banyak dibutuhkan dalam konferensi, seminar, presentasi, pengadilan, diplomasi, pendidikan, tempat wisata, hingga urusan bisnis. Luasnya bidang yang dapat dijangkau oleh interpreter ini menjadi alasan menarik mengapa profesi interpreter cukup baik untuk dipertimbangkan.

Secara garis besar, ada dua macam interpreter, yakni interpreter konsekutif dan interpreter simultan.

Interpreter konsekutif menerjemahkan sesuatu yang diungkapkan secara lisan beberapa waktu dengan jeda waktu tertentu. Sementara, interpreter simultan adalah interpreter yang menerjemahkan secara spontan. Interpreter simultan langsung menerjemahkan, maksimal 5-10 detik setelah pembicara selesai berbicara.

Tentu saja, kedua jenis interpreter ini memiliki kesulitannya masing-masing.

Jika Anda tertarik pada bidang ini, ada beberapa keterampilan mendasar yang harus dikuasai. Berikut 5 keterampilan dasar yang perlu dikuasai oleh interpreter.

Keterampilan Mendengar:

Dibandingkan dengan mendengarkan pada umumnya, mendengarkan dalam interpreter adalah proses yang lebih rumit dan sulit. Setting, temporal dan kondisi fisik, serta lokasi juga memainkan peran penting dalam proses interpretasi. Anda perlu latihan untuk mencerna dengan cepat apa yang disampaikan oleh pembicara, dan menemukan secepat mungkin padanan yang tepat untuk menyampaikan pesannya kembali. Proses mendengarkan akan menjadi kunci pertama dalam menjalankan tugas sebagai interpreter.

Keterampilan Berbicara di Depan Umum

Dalam situasi interpreter apa pun, seorang juru bahasa tidak boleh menggumam, gagap, atau berbicara terlalu cepat atau pun lambat. Jelas diperlukan kemampuan berbicara dengan suara yang jelas, termodulasi dengan baik, dan gaya penyampaian yang halus. Oleh sebab itu, penting untuk memperhatikan bagaimana agar Anda dapat terdengar dengan jelas, gerakan, ekspresi wajah, dan penggunaan tangan Anda akan membantu Anda dalam pekerjaan ini.

Keterampilan Mencatat:

Sebagai seorang interpreter, Anda juga dituntut untuk dapat membuat catatan segera setelah salah satu pihak mulai berbicara. Dan agar catatan nyaman untuk dibaca, isi yang ditulis pada setiap baris tidak boleh terlalu banyak agar tidak terjadi salah tafsir.

Keterampilan menyampaikan ulang pesan pembicara:

Interpreter dapat mengikuti prinsip linearitas sintaksis selama menafsirkan. Artinya penafsir mengikuti urutan bahasa sumber, membagi kalimat-kalimat penting ke dalam kelompok-kelompok, konsep-konsep atau unit-unit informasi dan kemudian secara alami menghubungkannya bersama-sama dengan beberapa teknik untuk menafsirkan makna asli dari keseluruhan wacana. Interpreter harus memahami topik pembicaraan agar dapat dengan mudah menyampaikan kembali isi dari pembicaraan.

Keterampilan Menghafal dan Penalaran:

Tentu saja, seorang interpreter tidak bisa mengandalkan ingatan pendek. Interpreter harus dengan baik mendengarkan, cepat mencatat, dan memiliki daya ingat yang kuat.

Interpreter adalah salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia, Maka, tidakkah Anda tertarik untuk bergabung dalam bisnis ini? Jika Anda mencari penerjemah dan interpreter profesional, Brainy Translation bekerja sama dengan ahlinya dan siap membantu Anda.

Baca artikel menarik lainnya disini.

Salam baca, Brainy!