Bahasa Jepang untuk Bisnis: Istilah dan Contoh Kalimat di Dunia Kerja
Kemampuan Bahasa Inggris untuk Bisnis, Bahasa Mandarin untuk Bisnis, Bahasa Korea untuk Bisnis, dan juga Bahasa Jepang untuk bisnis bisa menjadi nilai tambah, terutama jika pekerjaanmu melibatkan perusahaan, klien, supplier, atau partner dari Jepang. Dalam situasi profesional, kamu bukan hanya perlu mengetahui arti kosakata, tetapi juga memahami cara berbicara yang sopan dan sesuai dengan hubungan antara pembicara.
Melalui artikel ini, kamu akan mempelajari berbagai istilah bahasa Jepang bisnis yang sering digunakan di lingkungan kerja. Setiap istilah dilengkapi dengan kanji, hiragana atau romaji, arti, serta contoh penggunaannya agar kamu tidak hanya hafal kosakata, tetapi juga tahu kapan harus menggunakannya.
Kalau kamu ingin meningkatkan kemampuan bahasa Jepang untuk kerja dan membuat komunikasi dengan rekan bisnis Jepang terasa lebih lancar, simak pembahasannya sampai selesai. Kamu akan menemukan kosakata, ungkapan kantor, contoh email, istilah meeting, hingga percakapan sederhana dalam konteks bisnis.
Apa Itu Bahasa Jepang untuk Bisnis?
Sebelum mempelajari kosakatanya, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan bahasa Jepang bisnis. Bahasa yang digunakan di kantor memiliki aturan komunikasi yang berbeda dari percakapan santai bersama teman atau orang yang sudah akrab.
Pengertian Business Japanese
Business Japanese atau ビジネス日本語 (Bijinesu Nihongo) merupakan penggunaan bahasa Jepang dalam lingkungan profesional. Pilihan kata, bentuk kalimat, dan tingkat kesopanannya disesuaikan dengan situasi, hubungan kerja, serta posisi orang yang diajak berbicara.
Dalam praktiknya, bahasa Jepang profesional digunakan dalam berbagai kegiatan pekerjaan, bukan hanya ketika berbicara secara langsung. Beberapa situasi yang sering membutuhkan kemampuan ini antara lain:
- Komunikasi kantor: Berinteraksi dengan atasan, rekan kerja, atau tim perusahaan.
- Email: Menulis pesan profesional kepada klien dan mitra bisnis.
- Meeting: Mengikuti rapat, menyampaikan pendapat, dan membahas agenda kerja.
- Negosiasi: Mendiskusikan harga, kerja sama, dan kesepakatan bisnis.
- Presentasi: Menjelaskan ide, laporan, atau hasil pekerjaan secara formal.
- Perdagangan: Berkomunikasi dalam kegiatan jual beli dan transaksi bisnis.
- Pelayanan pelanggan: Melayani pertanyaan dan kebutuhan pelanggan menggunakan bahasa yang sopan.
- Komunikasi dengan perusahaan Jepang: Menjalin hubungan profesional dengan partner atau pihak perusahaan dari Jepang.
Menguasai kosakata bahasa Jepang bisnis akan menjadi langkah awal yang penting. Namun, kemampuan tersebut sebaiknya juga disertai pemahaman mengenai konteks dan tingkat kesopanan agar komunikasi terdengar lebih natural.
Mengapa Bahasa Jepang Penting dalam Dunia Kerja?

Kemampuan bahasa Jepang untuk dunia kerja dapat membantu ketika pekerjaanmu melibatkan orang atau perusahaan Jepang. Penggunaannya bisa muncul dalam komunikasi sehari-hari, pengelolaan dokumen, meeting, hingga pembahasan teknis.
Beberapa situasi yang membutuhkan kemampuan bahasa Jepang untuk perusahaan antara lain:
- Bekerja di perusahaan Jepang: Memahami instruksi, komunikasi internal, dan kebiasaan kerja sehari-hari.
- Bekerja sama dengan perusahaan Jepang: Memudahkan koordinasi dan menjaga komunikasi selama menjalankan proyek atau kerja sama.
- Berkomunikasi dengan klien Jepang: Membantu menyampaikan informasi dengan lebih tepat sekaligus menyesuaikan tingkat kesopanan.
- Berhubungan dengan supplier Jepang: Mempermudah pembahasan pesanan, harga, jadwal, hingga kebutuhan produk.
- Menangani dokumen berbahasa Jepang: Membantu memahami isi kontrak, laporan, email, maupun dokumen kerja lainnya.
- Melakukan meeting atau kunjungan bisnis: Membuat komunikasi selama rapat, presentasi, atau kunjungan ke perusahaan Jepang menjadi lebih lancar.
Dengan begitu, belajar bahasa Jepang untuk bisnis bukan hanya soal menambah daftar kosakata. Kamu juga perlu memahami bagaimana kata dan ungkapan tersebut digunakan dalam situasi nyata.
Apa Perbedaan Bahasa Jepang Bisnis dan Bahasa Jepang Sehari-hari?
Perbedaan bahasa Jepang bisnis dan bahasa Jepang sehari-hari terutama terlihat dari pilihan kata serta tingkat kesopanan. Kalimat yang terasa wajar ketika berbicara dengan teman belum tentu tepat ketika digunakan kepada klien, atasan, atau partner bisnis.
Salah satu konsep yang penting dipahami adalah 敬語 (keigo), yaitu bentuk bahasa yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat. Dalam lingkungan profesional, keigo banyak digunakan ketika berkomunikasi dengan pihak yang perlu dihormati atau ketika situasinya membutuhkan gaya bahasa formal.
Sebaliknya, percakapan sehari-hari dengan teman dekat biasanya memungkinkan penggunaan bentuk bahasa yang lebih santai. Karena itu, kemampuan bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak kosakata yang kamu hafal, tetapi juga seberapa tepat kamu menyesuaikan cara berbicara.
Tingkat Kesopanan dalam Bahasa Jepang Bisnis
Salah satu karakteristik utama Business Japanese adalah penggunaan tingkat kesopanan yang sesuai. Secara umum, keigo mencakup beberapa bentuk, termasuk teineigo, sonkeigo, dan kenjōgo yang memiliki fungsi berbeda.
Apa Itu Keigo (敬語)?
敬語 (keigo) adalah bentuk bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan bicara atau pihak tertentu. Dalam bahasa Jepang profesional, bentuk ini banyak digunakan ketika berbicara dengan atasan, pelanggan, klien, atau partner bisnis.
Bagi pembelajar, keigo mungkin terasa cukup rumit karena perubahan bentuk katanya tidak selalu sama dengan bahasa Jepang percakapan biasa. Oleh karena itu, selain menghafalkan bentuknya, kamu juga perlu memahami situasi ketika setiap ungkapan digunakan.
Sonkeigo dan Kenjōgo Secara Singkat
Dua bentuk keigo yang sering muncul dalam bahasa Jepang untuk kerja adalah 尊敬語 (sonkeigo) dan 謙譲語 (kenjōgo). Keduanya sama-sama menunjukkan rasa hormat, tetapi digunakan dengan cara yang berbeda.
- 尊敬語 (sonkeigo): Bentuk bahasa untuk meninggikan atau menghormati tindakan pihak lain, misalnya atasan, klien, atau pelanggan.
- 謙譲語 (kenjōgo): Bentuk bahasa untuk merendahkan tindakan diri sendiri atau kelompok sendiri ketika berkomunikasi dengan pihak yang dihormati.
Mengapa Keigo Penting dalam Komunikasi Bisnis?
Penggunaan keigo membantu membuat komunikasi terdengar lebih sopan dan sesuai dengan hubungan profesional. Hal ini menjadi bagian penting dalam bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis, khususnya ketika berinteraksi dengan orang yang belum terlalu dekat atau memiliki posisi berbeda.
💡 Tips Komunikasi Bisnis Jepang
Dalam komunikasi bisnis Jepang, cara berbicara perlu disesuaikan dengan siapa lawan bicaramu, posisi masing-masing, dan situasi yang sedang dihadapi. Pemilihan bahasa yang tepat akan membuat komunikasi terdengar lebih sopan, profesional, dan sesuai dengan konteks.
Istilah Dasar Bahasa Jepang dalam Dunia Bisnis
Setelah memahami konsep kesopanan, sekarang saatnya mengenal kosakata bahasa Jepang bisnis yang paling sering digunakan. Istilah berikut dapat muncul dalam percakapan kantor, email, dokumen, meeting, maupun transaksi.
| Jepang | Romaji | Arti |
| 会社 | kaisha | Perusahaan |
| 仕事 | shigoto | Pekerjaan |
| 社員 | shain | Karyawan |
| 取引先 | torihikisaki | Mitra bisnis / rekan transaksi |
| 顧客 | kokyaku | Pelanggan / klien |
| 会議 | kaigi | Rapat / meeting |
| 契約 | keiyaku | Kontrak |
| 商品 | shōhin | Produk / barang |
| 製品 | seihin | Produk / hasil manufaktur |
| 価格 | kakaku | Harga |
| 注文 | chūmon | Pesanan |
| 納期 | nōki | Waktu / tenggat pengiriman |
| 品質 | hinshitsu | Kualitas |
| 協力 | kyōryoku | Kerja sama |
Kosakata tersebut dapat menjadi fondasi ketika kamu mulai mempelajari bahasa Jepang untuk bisnis secara lebih mendalam. Setelah mengetahui artinya, cobalah mempelajari contoh kalimat agar kamu memahami fungsi setiap kata dalam komunikasi nyata.
Istilah Bahasa Jepang untuk Perusahaan dan Pekerjaan
Di lingkungan kerja, ada banyak istilah bahasa Jepang yang berkaitan dengan perusahaan, karyawan, jabatan, dan partner bisnis. Beberapa di antaranya cukup sering muncul dalam percakapan, email, maupun dokumen perusahaan.
会社 — Kaisha
会社 (kaisha) berarti perusahaan dan termasuk salah satu kosakata dasar dalam bahasa Jepang untuk perusahaan. Kata ini dapat digunakan ketika membicarakan tempat bekerja atau suatu perusahaan secara umum.
Contoh:
私は会社員です。
Watashi wa kaishain desu.
Saya adalah karyawan.
社員 — Shain
社員 (shain) berarti karyawan atau anggota suatu perusahaan. Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut seseorang sebagai bagian dari perusahaan tertentu.
社長 — Shachō
社長 (shachō) berarti presiden direktur atau pimpinan perusahaan. Padanan jabatannya dapat berbeda tergantung struktur dan sistem organisasi perusahaan.
部長 — Buchō
部長 (buchō) merujuk pada kepala atau manajer sebuah departemen. Jabatan ini biasanya memiliki tanggung jawab untuk mengelola suatu bagian atau departemen dalam perusahaan.
課長 — Kachō
課長 (kachō) berarti kepala seksi atau kepala bagian dalam struktur organisasi tertentu. Posisi dan cakupan tanggung jawabnya dapat berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.
取引先 — Torihikisaki
取引先 (torihikisaki) digunakan untuk menyebut pihak atau perusahaan yang menjadi rekan transaksi atau partner bisnis. Istilah ini cukup umum digunakan ketika membahas hubungan perusahaan dengan klien, supplier, atau pihak lain yang melakukan transaksi bisnis.
💡 Catatan: Jabatan dalam perusahaan Jepang tidak selalu memiliki padanan yang benar-benar sama dengan struktur perusahaan di Indonesia. Karena itu, pahami posisi tersebut berdasarkan konteks organisasi masing-masing.
Ungkapan Bahasa Jepang yang Sering Digunakan di Kantor

Selain mengetahui kosakata, kamu juga perlu menguasai ungkapan yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari di kantor. Beberapa ekspresi berikut merupakan bagian penting dari bahasa Jepang untuk kerja.
お疲れ様です — Otsukaresama desu
お疲れ様です (Otsukaresama desu) sangat umum digunakan di lingkungan kerja untuk menyapa, mengapresiasi kerja seseorang, atau mengakhiri percakapan. Maknanya tidak selalu bisa diterjemahkan secara harfiah ke dalam satu padanan bahasa Indonesia.
よろしくお願いします — Yoroshiku onegaishimasu
よろしくお願いします (Yoroshiku onegaishimasu) digunakan saat meminta bantuan, mengharapkan kerja sama, atau memulai hubungan profesional. Artinya dapat disesuaikan dengan konteks, seperti “mohon bantuannya” atau “mohon kerja samanya.”
Ungkapan ini sangat sering ditemukan dalam bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis, termasuk email, meeting, dan percakapan langsung.
ありがとうございます — Arigatō gozaimasu
ありがとうございます (Arigatō gozaimasu) berarti “terima kasih” dalam bentuk yang sopan. Ungkapan ini umum digunakan dalam berbagai situasi profesional.
承知しました — Shōchi shimashita
承知しました (Shōchi shimashita) digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang sudah memahami atau menerima informasi dan instruksi. Ungkapan ini cukup formal dan cocok digunakan dalam komunikasi kerja.
確認いたします — Kakunin itashimasu
確認いたします (Kakunin itashimasu) berarti “saya akan memeriksa” atau “saya akan mengonfirmasi” dengan bentuk bahasa yang sopan. Ungkapan ini sering digunakan ketika perlu mengecek informasi sebelum memberikan jawaban.

お疲れ様です
Otsukaresama desu Ungkapan sapaan dan apresiasi di tempat kerja.

よろしくお願いします
Yoroshiku onegaishimasu
Digunakan untuk meminta bantuan atau kerja sama.

ありがとうございます
Arigatō gozaimasu
Ungkapan terima kasih yang sopan.

承知しました
Shōchi shimashita
Menunjukkan bahwa informasi atau instruksi sudah dipahami.

確認いたします
Kakunin itashimasu Menyatakan bahwa kamu akan melakukan pemeriksaan atau konfirmasi.
Bahasa Jepang untuk Email Bisnis
Email membutuhkan pilihan bahasa yang lebih terstruktur karena komunikasi berlangsung secara tertulis. Dalam bahasa Jepang untuk bisnis, pembuka, isi, dan penutup email biasanya menggunakan ungkapan yang sopan dan sesuai dengan hubungan profesional.
Membuka Email
お世話になっております。
Osewa ni natte orimasu.
Terima kasih atas kerja sama dan dukungannya.
Ungkapan ini sangat umum digunakan sebagai pembuka email bisnis, terutama ketika berkomunikasi dengan pihak yang sudah dikenal atau pernah bekerja sama.
Meminta Informasi
ご確認いただけますでしょうか。
Go-kakunin itadakemasu deshō ka.
Apakah Anda berkenan melakukan konfirmasi?
Kalimat ini digunakan untuk meminta pihak lain memeriksa atau mengonfirmasi suatu informasi dengan cara yang sopan.
Meminta Dokumen
書類をお送りいただけますでしょうか。
Shorui o okuri itadakemasu deshō ka.
Apakah Anda berkenan mengirimkan dokumennya?
Ungkapan ini dapat digunakan ketika meminta dokumen atau berkas dari klien, rekan kerja, maupun partner bisnis.
Menutup Email
Beberapa ungkapan yang umum digunakan dalam bahasa Jepang profesional untuk mengakhiri email antara lain:
- よろしくお願いいたします (Yoroshiku onegai itashimasu): Mohon kerja samanya.
- ご確認のほど、よろしくお願いいたします (Go-kakunin no hodo, yoroshiku onegai itashimasu): Mohon konfirmasinya.
- 引き続きよろしくお願いいたします (Hikitsuzuki yoroshiku onegai itashimasu): Mohon kerja sama dan dukungannya untuk selanjutnya.
Mini Email Jepang
Bahasa Jepang
お世話になっております。
ご確認いただけますでしょうか。
よろしくお願いいたします。
Romaji
Osewa ni natte orimasu.
Go-kakunin itadakemasu deshō ka.
Yoroshiku onegai itashimasu.
Bahasa Indonesia
Terima kasih atas kerja sama dan dukungannya.
Apakah Anda berkenan melakukan konfirmasi?
Mohon kerja samanya.
Istilah Bahasa Jepang untuk Meeting Bisnis
Meeting merupakan salah satu situasi yang sering membutuhkan bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis. Selain kosakata umum, kamu perlu mengetahui istilah yang berkaitan dengan agenda, pendapat, materi, jadwal, dan keputusan.
会議 — Kaigi
会議 (kaigi) berarti meeting atau rapat, biasanya digunakan untuk menyebut pertemuan yang membahas pekerjaan atau urusan tertentu.
議題 — Gidai
議題 (gidai) berarti agenda atau topik yang akan dibahas dalam meeting.
意見 — Iken
意見 (iken) berarti pendapat atau pandangan seseorang terhadap suatu pembahasan.
決定 — Kettei
決定 (kettei) berarti keputusan yang telah ditetapkan setelah melalui pembahasan.
資料 — Shiryō
資料 (shiryō) berarti materi atau dokumen yang digunakan sebagai bahan pendukung dalam meeting.
日程 — Nittei
日程 (nittei) berarti jadwal, misalnya jadwal meeting, kegiatan, atau agenda pekerjaan.
| Jepang | Romaji | Arti |
| 会議 | Kaigi | Meeting |
| 議題 | Gidai | Agenda |
| 意見 | Iken | Pendapat |
| 決定 | Kettei | Keputusan |
| 資料 | Shiryō | Materi atau dokumen |
| 日程 | Nittei | Jadwal |
Contoh Bahasa Jepang Saat Meeting
Menghafalkan kosakata saja belum cukup jika kamu ingin menggunakan bahasa Jepang untuk kerja secara langsung. Berikut beberapa contoh kalimat yang dapat membantu memahami penggunaannya dalam meeting.
Membuka Meeting
それでは、会議を始めます。
Soredewa, kaigi o hajimemasu.
Baik, kita mulai meeting.
Meminta Pendapat
ご意見をお聞かせください。
Goiken o okikase kudasai.
Mohon sampaikan pendapat Anda.
Meminta Konfirmasi
ご確認をお願いいたします。
Gokakunin o onegai itashimasu.
Mohon konfirmasinya.
Menyampaikan Pemahaman
承知しました。
Shōchi shimashita.
Baik, saya mengerti/memahaminya.
💡 Catatan: Terjemahan bahasa Indonesia pada contoh di atas merupakan makna kontekstual, sehingga tidak selalu sama dengan terjemahan kata per kata dari bahasa Jepangnya.
Bahasa Jepang untuk Bisnis dan Negosiasi
Dalam negosiasi, kamu akan berhadapan dengan istilah yang berkaitan dengan harga, penawaran, jumlah pesanan, ketentuan, dan kontrak. Kosakata ini termasuk bagian penting dari istilah bahasa Jepang bisnis yang perlu dipahami ketika berhubungan dengan klien atau supplier Jepang.
Harga
価格 — Kakaku
Berarti harga, terutama dalam konteks produk atau layanan yang dibahas dalam transaksi bisnis.
Penawaran
見積もり — Mitsumori
Berarti perkiraan, estimasi, atau quotation, tergantung konteks pembicaraannya.
Pesanan
注文 — Chūmon
Berarti pesanan, misalnya pesanan produk atau layanan dari pelanggan.
Ketentuan
条件 — Jōken
Berarti syarat atau ketentuan yang disepakati dalam suatu transaksi atau kerja sama.
Kontrak
契約 — Keiyaku
Berarti kontrak atau perjanjian antara dua pihak atau lebih.
Contoh Kalimat Negosiasi
Berikut beberapa contoh ungkapan sopan yang bisa digunakan dalam komunikasi bisnis:
| Situasi | Bahasa Jepang | Arti |
| Menanyakan harga | 価格を教えていただけますか。 | Bisakah Anda memberi tahu harganya? |
| Meminta quotation | 見積もりをいただけますか。 | Bisakah Anda mengirimkan quotation? |
| Membahas jumlah pesanan | 注文数について相談したいです。 | Saya ingin membahas jumlah pesanan. |
| Mendiskusikan syarat pembayaran | 支払い条件について確認したいです。 | Saya ingin mengonfirmasi syarat pembayaran. |
| Membicarakan waktu pengiriman | 納期について教えていただけますか。 | Bisakah Anda memberi tahu waktu pengirimannya? |
Istilah Bahasa Jepang untuk Produk dan Perdagangan
Jika pekerjaanmu berkaitan dengan jual beli atau manufaktur, kamu juga perlu memahami kosakata bahasa Jepang bisnis yang berhubungan dengan produk dan perdagangan. Istilah seperti spesifikasi, jumlah, stok, pengiriman, dan waktu penyerahan cukup sering muncul dalam komunikasi dengan supplier atau partner.
| Jepang | Romaji | Arti |
| 商品 | shōhin | Barang/produk |
| 製品 | seihin | Produk |
| 品質 | hinshitsu | Kualitas |
| 仕様 | shiyō | Spesifikasi |
| 注文 | chūmon | Pesanan |
| 数量 | sūryō | Jumlah |
| 納期 | nōki | Waktu pengiriman/deadline |
| 発送 | hassō | Pengiriman barang |
| 納品 | nōhin | Penyerahan barang |
| 在庫 | zaiko | Persediaan/stok |
Menanyakan Spesifikasi Produk
仕様 (shiyō) digunakan untuk menyebut spesifikasi atau detail teknis suatu produk. Istilah ini bisa digunakan ketika kamu ingin memastikan karakteristik produk sebelum melakukan pembelian atau pemesanan.
Contoh:
製品の仕様を教えていただけますか。
Seihin no shiyō o oshiete itadakemasu ka.
Bisakah Anda memberi tahu spesifikasi produknya?
Menanyakan Jumlah Pesanan
数量 (sūryō) berarti jumlah atau kuantitas, terutama dalam konteks produk dan transaksi. Istilah ini bisa digunakan saat membahas berapa banyak barang yang dipesan atau dibutuhkan.
Contoh:
注文数量を確認していただけますか。
Chūmon sūryō o kakunin shite itadakemasu ka.
Bisakah Anda mengonfirmasi jumlah pesanannya?
Menanyakan Waktu Pengiriman
納期 (nōki) merupakan istilah yang umum digunakan dalam bisnis dan manufaktur untuk membahas batas waktu atau jadwal penyelesaian dan pengiriman barang. Karena itu, kosakata ini cukup penting ketika membicarakan jadwal produksi maupun pengiriman dengan partner bisnis.
Contoh:
納期はいつですか。
Nōki wa itsu desu ka.
Kapan waktu pengirimannya?
Contoh Percakapan Bahasa Jepang dengan Partner Bisnis
Setelah mempelajari kosakata dan ungkapan, sekarang kamu bisa melihat bagaimana bahasa Jepang untuk bisnis digunakan dalam percakapan. Contoh berikut menggambarkan beberapa situasi sederhana antara perusahaan Indonesia dan partner bisnis Jepang.
Menanyakan Harga
Perusahaan Indonesia
この商品の価格を教えていただけますか。
Kono shōhin no kakaku o oshiete itadakemasu ka.
Bisakah Anda memberi tahu harga produk ini?
Partner Jepang
はい、確認してご連絡いたします。
Hai, kakunin shite go-renraku itashimasu.
Baik, kami akan memeriksanya dan menghubungi Anda kembali.
Meminta Quotation
Perusahaan Indonesia
商品の見積もりをいただけますか。
Shōhin no mitsumori o itadakemasu ka.
Bisakah Anda memberikan quotation untuk produk tersebut?
Partner Jepang
はい、見積書をメールでお送りします。
Hai, mitsumori-sho o mēru de okurishimasu.
Baik, kami akan mengirimkan quotation melalui email.
Mengonfirmasi Pesanan
Perusahaan Indonesia
注文数量と納期を確認していただけますか。
Chūmon sūryō to nōki o kakunin shite itadakemasu ka.
Bisakah Anda mengonfirmasi jumlah pesanan dan jadwal pengirimannya?
Partner Jepang
はい、数量は100個で、納期は来月末です。
Hai, sūryō wa hyaku-ko de, nōki wa raigetsu matsu desu.
Ya, jumlahnya 100 unit dan pengirimannya dijadwalkan akhir bulan depan.
Memastikan Informasi Meeting
Perusahaan Indonesia
明日の会議は10時からでよろしいでしょうか。
Ashita no kaigi wa jūji kara de yoroshii deshō ka.
Apakah meeting besok tetap pukul 10?
Partner Jepang
はい、10時からでお願いいたします。
Hai, jūji kara de onegai itashimasu.
Ya, kita mulai pukul 10.

Pembicara A
Jepang: この商品の価格を教えていただけますか。
Romaji: Kono shōhin no kakaku o oshiete itadakemasu ka.
Indonesia: Bisakah Anda memberi tahu harga produk ini?

Pembicara B
Jepang: はい、確認してご連絡いたします。
Romaji: Hai, kakunin shite go-renraku itashimasu.
Indonesia: Baik, kami akan memeriksanya dan menghubungi Anda kembali.
Tips Menggunakan Bahasa Jepang dalam Komunikasi Bisnis
Menguasai bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis tidak berhenti pada hafalan kosakata. Kamu juga perlu memahami kapan sebuah ungkapan digunakan, siapa lawan bicaramu, dan apa tujuan komunikasi tersebut.
Perhatikan Tingkat Kesopanan
Dalam komunikasi profesional, hindari menggunakan bentuk bahasa yang terlalu kasual ketika situasinya membutuhkan gaya yang lebih formal. Sesuaikan pilihan kata dan bentuk kalimat dengan posisi lawan bicara, misalnya saat berbicara dengan atasan, klien, atau partner bisnis.
Pahami Konteks Keigo
Keigo tidak cukup dipelajari hanya dengan menghafalkan daftar kosakata atau perubahan bentuk kata. Kamu juga perlu memahami siapa lawan bicara, hubungan profesional yang terjalin, serta situasi ketika ungkapan tersebut digunakan.
Jangan Menerjemahkan Secara Harfiah
Beberapa ungkapan dalam bahasa Jepang profesional memiliki fungsi komunikasi yang lebih luas daripada arti setiap katanya. Karena itu, memahami konteks jauh lebih penting daripada menerjemahkan semua kalimat kata demi kata.
Periksa Istilah Teknis
Jika komunikasi berkaitan dengan manufaktur, mesin, teknologi, keuangan, atau legal, jangan hanya mengandalkan arti umum sebuah kata. Pastikan istilah yang digunakan sesuai dengan bidangnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam komunikasi bisnis.
Bahasa Jepang untuk Perusahaan Jepang di Indonesia
Kemampuan bahasa Jepang untuk perusahaan cukup relevan bagi karyawan dan perusahaan Indonesia yang memiliki hubungan bisnis dengan Jepang. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada percakapan sehari-hari, tetapi juga mencakup komunikasi profesional, dokumen, meeting, dan istilah teknis.
Karyawan Perusahaan Jepang
Bagi karyawan perusahaan Jepang, kemampuan bahasa Jepang untuk kerja dapat membantu ketika berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, maupun kantor pusat di Jepang. Pemahaman terhadap istilah pekerjaan dan tingkat kesopanan juga membantu mengurangi kesalahpahaman dalam komunikasi.
Perusahaan Indonesia yang Bekerja Sama dengan Jepang
Perusahaan Indonesia yang memiliki klien, supplier, atau partner dari Jepang dapat membutuhkan bahasa Jepang bisnis dalam berbagai aktivitas. Penggunaannya dapat mencakup:
- Meeting untuk membahas proyek, perkembangan pekerjaan, atau kerja sama.
- Negosiasi terkait harga, pesanan, jadwal, dan ketentuan kerja sama.
- Dokumen seperti kontrak, laporan, email, dan dokumen perusahaan lainnya.
- Presentasi saat menjelaskan produk, layanan, atau rencana bisnis.
- Komunikasi supplier untuk membahas spesifikasi produk, pesanan, kualitas, dan pengiriman.
Industri Manufaktur
Dalam industri manufaktur, penggunaan bahasa Jepang untuk dunia kerja sering berjalan berdampingan dengan istilah teknis. Kosakatanya dapat berkaitan dengan produksi, kualitas, mesin, maintenance, keselamatan kerja, hingga proses pengiriman.
Karena setiap industri memiliki istilah dan prosedur yang berbeda, pemahaman kosakata perlu disesuaikan dengan konteks pekerjaan. Pembelajaran khusus bahasa Jepang untuk bisnis di bidang manufaktur juga dapat membantu karyawan memahami komunikasi teknis secara lebih tepat.
Kapan Perusahaan Membutuhkan Jasa Translate Bahasa Jepang?
Kebutuhan translate bahasa Jepang bisa muncul dalam berbagai aktivitas perusahaan, mulai dari menerjemahkan dokumen hingga mendukung komunikasi langsung dengan partner bisnis Jepang. Jenis dokumen dan situasinya tentu perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan serta bidang yang dibahas.
Dokumen Perusahaan
Dokumen perusahaan sering kali perlu diterjemahkan ketika akan digunakan oleh partner, klien, atau kantor pusat yang menggunakan bahasa Jepang. Beberapa contohnya meliputi:
- Company profile
- Proposal bisnis
- Laporan perusahaan
- Dokumen administrasi
- Kontrak
Dokumen Teknis
Dokumen teknis membutuhkan ketelitian karena biasanya memuat istilah khusus yang berkaitan dengan produk atau proses kerja. Contohnya adalah:
- Manual mesin
- SOP
- Spesifikasi produk
- Dokumen manufaktur
- Instruksi kerja
Dalam penerjemahan dokumen seperti ini, istilah sebaiknya disesuaikan dengan bidang dan konteks penggunaannya agar informasi tidak berubah atau menimbulkan tafsir yang berbeda.
Dokumen Legal dan Bisnis
Dokumen yang berkaitan dengan urusan legal dan bisnis membutuhkan perhatian lebih karena isi dan istilah yang digunakan dapat memiliki konsekuensi formal. Penerjemah perlu memahami terminologi serta konteks dokumen agar informasi penting tetap tersampaikan secara tepat.
Untuk dokumen yang akan digunakan dalam keperluan resmi tertentu, perusahaan juga perlu memastikan jenis terjemahan yang dipersyaratkan oleh pihak atau instansi terkait.
Meeting dan Kunjungan Bisnis
Jika komunikasi dilakukan secara langsung dengan perusahaan Jepang, interpreter dapat membantu kedua pihak memahami pembicaraan secara lebih efektif. Dukungan ini dapat digunakan untuk meeting, negosiasi, presentasi, kunjungan perusahaan, maupun pembahasan teknis.
💡 Butuh dukungan Bahasa Jepang untuk kebutuhan bisnis?
Jika perusahaan Anda membutuhkan penerjemahan dokumen atau dukungan komunikasi dalam bahasa Jepang untuk bisnis, gunakan layanan penerjemah atau interpreter profesional yang memahami konteks dan terminologi bidang terkait.
Kesimpulan
Bahasa Jepang untuk bisnis digunakan dalam berbagai situasi profesional, mulai dari komunikasi kantor hingga meeting, negosiasi, perdagangan, dan pengelolaan dokumen. Karena itu, mempelajari kosakata bahasa Jepang bisnis dapat menjadi langkah awal bagi siapa pun yang bekerja dengan perusahaan atau partner dari Jepang.
Beberapa istilah seperti 会社 (kaisha), 会議 (kaigi), 契約 (keiyaku), 商品 (shōhin), 価格 (kakaku), 注文 (chūmon), dan 納期 (nōki) penting untuk dipahami. Kosakata tersebut akan lebih mudah dikuasai jika dipelajari bersama contoh kalimat dan situasi penggunaannya.
Selain kosakata, bahasa Jepang profesional juga menuntut pemahaman terhadap tingkat kesopanan. Penggunaan keigo sebaiknya tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi disesuaikan dengan lawan bicara, hubungan profesional, dan konteks komunikasi.
Jika pekerjaanmu melibatkan dokumen teknis, legal, manufaktur, atau komunikasi langsung dengan perusahaan Jepang, pemahaman konteks menjadi semakin penting. Dengan menggabungkan kosakata, keigo, dan pemahaman situasi kerja, kemampuan bahasa Jepang untuk komunikasi bisnis akan lebih mudah diterapkan dalam lingkungan profesional.
FAQ
Bahasa Jepang untuk bisnis atau Business Japanese adalah penggunaan Bahasa Jepang dalam konteks profesional seperti komunikasi kantor, email, meeting, negosiasi, perdagangan, dan hubungan dengan perusahaan Jepang.
Beberapa istilah yang umum antara lain 会社 (kaisha) untuk perusahaan, 会議 (kaigi) untuk meeting, 契約 (keiyaku) untuk kontrak, 価格 (kakaku) untuk harga, 注文 (chūmon) untuk pesanan, dan 納期 (nōki) untuk waktu pengiriman.
Keigo (敬語) adalah bentuk bahasa Jepang yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat dalam situasi tertentu. Bentuk ini banyak digunakan dalam komunikasi profesional.
Perusahaan dalam Bahasa Jepang adalah 会社 (kaisha).
Meeting atau rapat dalam Bahasa Jepang adalah 会議 (kaigi).
Kesopanan merupakan bagian penting dari komunikasi profesional Jepang. Pemilihan bentuk bahasa perlu disesuaikan dengan situasi, hubungan, dan posisi lawan bicara.
Kebutuhannya bergantung pada jenis dokumen dan komunikasi. Untuk dokumen bisnis, legal, teknis, maupun komunikasi penting dengan perusahaan Jepang, penerjemah atau interpreter profesional dapat membantu menjaga ketepatan istilah dan konteks.