085-755-113-148 brainytranslation@gmail.com

Lebih dari setengah perjalanan tahun 2020, kita diharuskan menghabiskan banyak waktu untuk tetap di rumah saja. Pandemi covid-19 ini, memaksa kita untuk melakukan aktivitas sehari-hari di rumah, seperti bekerja dari rumah, sekolah online di rumah, dan bahkan mencari peluang bisnis yang bisa dilakukan dari rumah. Dengan demikian, akan banyak waktu yang kita habiskan di rumah. Hal itu secara tidak langsung mendorong kita harus kreatif berproduktif di rumah saja. Krenanya, kita dapat melakukan berbagai aktivitas yang sebelumnya tidak sempat kita lakukan karena berbagai kesibukan. Lalu, apa produktivitas kalian selama #dirumahsaja?

Belajar bahasa asing merupakan solusi yang cukup menarik untuk kita tetap produktif meski di rumah saja selama pandemi Covid 19 ini. Dengan menguasai bahasa asing, kita akan menang satu poin untuk bersaing di dunia kerja dan pendidikan. Ada berbagai peluang besar yang bisa kita dapatkan dengan menguasai bahasa asing, salah satunya menjadi penerjemah profesional, sebuah profesi yang juga sangat menjanjikan. Selain itu, ini akan membantu Anda yang memiliki hobi untuk berwisata ke mancanegara. Lebih dari itu, belajar bahasa asing juga sangat bermanfaat untuk kesehatan, begitu pun untuk otak. Peneliti telah membutkikan beberapa manfaat belajar bahasa asing untuk kinerja otak, diantaranya :

  • Kelenturan Kognitif

Bagi yang sudah terbiasa dari kecil berbicara dua bahasa, maka nantinya dia diketahui memiliki fleksibilitas kognitif yang lebih baik. Ini juga berarti bahwa mereka akan lebih mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

  • Otak Lebih Tajam

Bagi mereka yang menguasai dua atau lebih bahasa asing akan merasakan bahwa mereka akan memiliki kemampuan yang lebih dalam membaca dan juga kecerdasan.

  • Melihat Kata Secara Berbeda

Orang yang menguasai dua bahasa akan memproses beberapa kata dengan lebih cepat, terutama dua kata yang memiliki arti sama pada dua bahasa itu.

  • Menunda Penyakit Alzheimer

Meski bilingual bukan berarti imun untuk penyakit Alzheimer, tetapi paling tidak menjadi bilingual akan membantu memperlambat penyakit Alzheimer menggerogoti ingatan Anda.

  • Kemampuan Memecahkan Masalah

Anak-anak yang menguasai dua bahasa juga memiliki hasil tes memecahkan masalah yang lebih baik. Tes ini dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang melakukan tes berupa studi pengulangan angka, soal matematika, ataupun kuis pola balok berwarna.

  • Otak Lebih Cepat untuk Beralih Fokus

Anak-anak yang mempelajari lebih dari satu bahasa ternyata lebih cepat mengganti atau beralih perhatiannya saat tugas-tugas diberikan silih berganti.

  • Pengambil Keputusan yang Baik

Pada umunya orang-orang yang menguasai bahasa asing akan mengambil keputusan lebih rasional dan jarang melibatkan emosi di setiap pengambilan keputusan.

“Keras pada diri sendiri untuk belajar bahasa asing, bukan suatu kesia-siaan. “

Sedikit atau pun banyak kita akan mendapatkan berbagai manfaatnya. Tips dan trick untuk memicu otak mempelajari bahasa baru dapat Anda baca pada artikel berikut. Yang terpenting ketika Anda ingin melakukan hal baru adalah mulailah dengan segera. Temukan artikel menarik lainnya disini !

Salam baca Brainy!