085-755-113-148 brainytranslation@gmail.com

Belajar hal yang baru sangatlah bermanfaat dan menyenangkan. Salah satunya adalah belajar bahasa baru. Bahasa itu dinamis, dapat bergerak dan berkembang. Tetapi, ada kalanya otak kita menolak untuk mengikuti kegiatan yang keluar dari kebiasaan kita. Ada langkah konkret yang bisa dilakukan agar otak dapat memepelajari bahasa baru. Dan ini jawabannya !

1. Ciptakan rasa urgensi

Keluhan yang sangat umum untuk mempelajari bahasa baru adalah kurangnya waktu. Seringkali kita terbawa untuk melonggarkan hal-hal yang sebenarnya bisa kita paksakan lebih. Ya salah satunya adalah kinerja otak. Setelah sehari belajar di sekolah atau mungkin bekerja, rasanya enggan untuk melakukan hal lain seperti mempelajari bahasa baru. Bagaimana kita melawannya ? lakukan langkah dibawah ini .

  • Bergabunglah dengan kelas (dengan orang lain)

Anda dapat bergabung dengan kelas apa saja dengan tujuan agar kelas tersebut secara tidak langsung akan membuat Anda untuk memiliki tanggung jawab. Tekanan sehat itu akan memaksa Anda agar terbiasa untuk belajar bahasa baru.

  • Catat dan share kemajuan Anda

Anda juga dapat memulai memaksakan diri Anda untuk mencatat sekecil aapun perkembangan bahasa Anda setiap harinya. Dan share ilmu atau perkembangan kalian ke orang lain, selain sebagai arsip, ilmu itu juga akan bermanfaat tidak hanya untuk Anda.

  • Lakukan apapun rutinitas  Anda dengan tidak keluar dari bahasa yang Anda targetkan

Kita dapat juga dengan membiasakan untuk mendengarkan music ketika berangkat sekolah, menonton film akhir pekan, membaca majalah, atau berita sesuai dengan bahasa baru yang sedang Anda pelajari. Tujuannya adalah mengirimkan pesan pada otak Anda bahwa Anda harus menggunakan bahasa itu karena ada di sekitar Anda.

2. Jadikan bahasa baru Anda sepribadi mungkin

Otak kita cenderung melupakan hal-hal yang tidak kita butuhkan. Atau hal-hal yang menurut kita tidak menarik. Hal itu memanglah manusiawi. Lalu, bagaimana cara agar otak Anda juga dapat mengingat bahasa baru yang Anda pelajari dengan sangat tajam? Dekatkanlah pelajaran bahasa baru Anda dengan suatu hal yang juga memang dekat dengan Anda. Seperti Anda belajar kata kucing untuk bahasa Perancis, maka Anda dapat membuat flashcard untuk kata kucing dengan foto kucing Anda sendiri, atau kalian dapat menggunakan kosa kata baru itu untuk segera menuliskan semua hal tentang Anda secara pribadi. Dengan kita membiasakan bahasa baru untuk lebih dekat dengan Anda, maka otak akan mengingatnya dengan baik.

3. Belajar untuk mengulang kembali dengan cara yang cocok untuk Anda

Biasakan diri Anda dengan pengulangan berjarak. Dalam bukunya Fluent Forever: How to Learn Any Language and Never Forget It, Gabriel Wyner mengenalkan kita teknik pengulangan berjarak untuk belajar bahasa kedua. Daripada belajar lalu tidak pernah melihat materi Anda lagi, tujuannya adalah mengulang kembali kosa kata dari waktu ke waktu, selama periode yang lebih lama dan dengan interval yang lebih lama. Seperti yang Wyner katakan, “Dalam jangka waktu empat bulan, berlatilah 30 menit sehari, Anda akan bisa belajar dan mengingat 3600 flashcard dengan akurasi 90 hingga 95 persen.” Selain itu, segeralah terapkan bahasa baru Anda untuk percakapan sehari-hari. Mulailah berdiskusi dengan guru, teman, ataupun sodara dengan bahasa baru yang Anda dapatkan. Karena kita akan lebih mudah melupakannya jika hanya mengingat, berbeda hal ketika kita juga menerapkannya.

Belajar sebenarnya bukan suatu aktivitas yang berat jika kita pintar mengaitkan dengan hal-hal yang kita sukai. Lakukan sesuatu yang kita sukai dan ambil pelajarannya disana. Sama halnya dengan mempelajari bahasa baru : 3 cara di atas dapat menjadi solusi Anda untuk memulai belajar bahasa baru. Dan tidak perlu khawatir, jika ditengah perjalanan Anda merasa kesulitan. Ada banyak jasa penerjemah yang akan membantu Anda memahami bahasa baru ataupun keperluan lainnya. Dan menjadi penerjemah nantinya merupakan profesi yang menarik dan menghasilkan untuk Anda ke depannya. Yaps, mulailah dengan giat mempelajari bahasa baru!