085-755-113-148 brainytranslation@gmail.com

Bahasa Esperanto adalah bahasa supranasional yang melampaui batas-batas negara tertentu. Lalu, apa keuntungan mempelajari Bahasa Esperanto? Temukan jawabannya disini.

Esperanto adalah bahasa yang dibuat oleh seorang pria bernama Ludwik Lejzer Zamenhof, juga dikenal sebagai Doktoro Esperanto (“dokter Esperanto”). Zamenhof memperkenalkan bahasa universal untuk pertama kalinya dalam sebuah buku berjudul “International Language” pada tahun 1887. Dia memiliki harapan tinggi untuk bahasa tersebut dan percaya bahwa itu dapat memberikan perdamaian kepada dunia dengan menghilangkan konflik yang muncul dari perbedaan linguistik dan budaya.  Sejak itu, lebih dari 2 juta orang di 120 negara telah belajar bahasa Esperanto. Tetapi, mengapa begitu banyak orang ingin belajar bahasa yang tidak memiliki bangsa sendiri?

Reason 1 : Esperanto adalah Bahasa International

Esperanto bukan milik orang atau bangsa melainkan milik semua orang dalam payung ras kemanusiaan. Di sini, netralitas menjadi penekanan di dalam bahasa Esperanto. Setiap orang bebas memilihnya untuk berkomunikasi, bukan dengan tetangga mereka, atau rekan kerja, tetapi dengan orang-orang yang tersebar di seluruh penjuru bumi. Sebenarnya, ide penciptanya adalah untuk menciptakan bahasa universal untuk menghilangkan hambatan bahasa. Jika semua orang berbicara bahasa universal yang sama, kita akan memiliki pandangan yang baik tentang masalah sosial, budaya dan politik yang menjadi perhatian kita semua.

Reason 2: Esperanto memiliki culture yang berbeda

Budaya bahasa ini dikaitkan dengan cita-cita, yaitu setiap orang memiliki akses ke sarana komunikasi internasional yang sama tanpa diskriminasi linguistik. Diskriminasi linguistik terjadi ketika mereka yang bahasa ibunya adalah bahasa yang dominan – dalam hal ini yaitu bahasa Inggris – tidak harus mempelajarinya untuk dipahami agar memiliki akses Internasional. Posisi itu kurang menguntungkan bagi mereka yang harus belajar Bahasa Inggris selain bahasa ibu mereka. Zamenhof ingin menghilangkan diskriminasi linguistik dengan bahasa barunya. Itu adalah bahasa netral. Setiap orang harus memiliki akses yang sama ke pengetahuan, tidak peduli kebangsaan atau jalan hidup mereka.

Reason 3: Esperanto mudah dipelajari

Esperanto mudah dipelajari karena keteraturan dan fleksibilitas yang dimilikinya. Orang dapat mempelajarinya hingga 5 kali lebih cepat daripada bahasa lain. Itu karena hanya ada 16 aturan tata bahasa, ejaan mudah, dan hanya satu cara untuk menulis setiap suara. Ejaan tertentu :

  • kata benda diakhiri dengan o
  • kata sifat diakhiri dengan a
  • kata keterangan diakhiri dengan e
  • kata dalam bentuk jamak diakhiri dengan j

Sebagai contoh, dalam Esperanto, bela artinya “beautiful/handsome”, granda artinya “big”, dan tablo artinya “table”. Jadi, bela grandaj tabloj artinya “big, beautiful table”. Dalam bentuk jamak, dengan kata yang sama : belaj (adjektif, dalam bentuk jamak), grandaj (adjektif, dalam bentuk jamak), dan tabloj (kata benda, dalam bentuk jamak). Sangat mudah bukan?

Bahasa adalah sarana berkomunikasi yang paling utama. Bukan hanya arus perkembangan teknologi dan pengetahuan yang harus kita ikuti, melainkan perkembangan bahasa juga harus kita kuasai. Setiap bahasa memiliki caranya sendiri untuk mengekspresikan maknanya. Belajar menerjemahkan bahasa adalah salah satu cara untuk mampu menyeimbangi arus Internasional. Ada banyak jasa penerjemah yang akan membantu kita memahami ragamnya Bahasa.