Bahasa Ibrani adalah bahasa yang menarik dan dinamis, termasuk bahasa yang tertua di dunia. Setelah bertahan selama berabad-abad sejarah, bahasa Ibrani kembali dihidupkan di tengah masyarakat sebagai bahasa modern selama 150 tahun yang lalu dan kini, digunakan di jumlah wilayah Israel dan sekitarnya. Bahasa Ibrani merupakan bahasa Alkitab, kendati demikian terus memiliki daya tarik yang mempesona dan memikat perhatian banyak orang di seluruh dunia.

Jika Anda ingin mengenal dunia lebih dalam, mempelajari bahasa baru adalah salah satu cara terbaiknya. Anda akan melihat bagaimana bahasa juga turut memengaruhi peradaban dan ada banyak bahasa yang berkembang selama peradaban.

Dalam hal ini, kita akan lebih berfokus untuk membahas fakta menarik seputar Hebrew atau bahasa Ibrani, bahasa kuno dan unik.

Secara teknis, tidak ada huruf vokal dalam alfabet Ibrani.

Alfabet Ibrani memiliki 22 huruf, dan semuanya berupa konsonan. Untuk anak-anak dan pelajar pemula, ada titik-titik yang ditempatkan di atas kata-kata yang memiliki makna vokal untuk membantu dalam pelafalan dan pemahaman, tetapi bahasa Ibrani sendiri tidak memiliki vokal tunggal.

Bahasa Ibrani adalah salah satu bahasa asli Alkitab.

Para ahli Alkitab menegaskan bahwa teks aslinya tersedia dalam tiga bahasa: Yunani, Aram, dan Ibrani. Dan kembali selama era di mana Alkitab ditulis, bahasa Ibrani adalah bahasa yang digunakan secara luas. Namun, setelah 2000 tahu, bahasa tersebut mati sebagai bahasa lisan dan kini hanya digunakan dalam tulisan. Dan menariknya, hidup kembali sebagai bahasa lisan di abad ke-19. Sekarang diucapkan sebagai bahasa modern oleh lebih dari 9 juta orang.

Banyak dari apa yang kita pahami tentang bahasa standar tidak berlaku untuk bahasa Ibrani.

Misalnya, tidak ada cara untuk mengatakan kata penghubung atau “to be” dalam bahasa Ibrani. Jadi jika Anda menulis kalimat “Dia ada di sana” dalam bahasa Ibrani, maka hanya akan terdiri dari kata “Dia” dan “di sana.” Selain itu, pria dan wanita menggunakan kata kerja yang berbeda.

Kata-kata dalam bahasa Ibrani sedikit berbeda, tergantung pada siapa yang menggunakannya.

Jadi meskipun makna sebuah kalimat berakhir sama, kata-katanya berbeda berdasarkan siapa yang menggunakannya. Kata Tuhan dalam bahasa Ibrani (Elohim) sebenarnya adalah kata benda jamak yang selalu mengambil kata kerja tunggal. Inkonsistensi yang indah ini merupakan representasi dari kesatuan pluralitas dalam konsep Tuhan dalam Yudaisme.

Bahasa Ibrani ditulis dari kanan ke kiri.

Fakta ini mungkin pernah Anda dengar sebelumnya, tetapi alasannya cukup menarik. Para ahli menegaskan bahwa bahasa Ibrani ditulis dari kanan ke kiri karena budaya orang memahat di batu yang akan memegang pahat dengan tangan kanan mereka dan lebih mudah untuk memindahkan pahat dari kanan ke kiri daripada dari kiri ke kanan. Akan tetapi, angka ditulis dari kiri ke kanan. Angka-angka yang digunakan dalam bahasa Ibrani menggunakan angka yang sama dengan angka dalam Bahasa Inggris.

Bahasa Ibrani sangat dekat dengan  bahasa Arab

Keduanya merupakan anggota bahasa Semit. Meskipun memiliki skrip yang berbeda, bahasa Ibrani dan bahasa Arab memiliki sistem bahasa paralel dan sering kali kata-kata serupa. Misalnya; shalom dalam bahasa Ibrani dan salami dalam bahasa Arab yang sama-sama memiliki makna kedamaian dan halo. Dan uniknya, banyak kata dalam bahasa Arab yang digunakan oleh penutur Ibrani sebagai kata-kata slang.

Bahasa Ibrani adalah bahasa yang benar-benar menarik dengan sejarahnya yang kaya.

Fakta terbarunya, sebagai rumah bagi banyaknya startup teknologi dan medis, permintaan untuk terjemahan bahasa Ibrani semakin meningkat. Oleh sebab itu, berinvestasi untuk mempelajari bahasa dan budaya Ibrani akan menjadi salah satu pengalaman yang menarik dan bermanfaat untuk masa depan.

Jika Anda mencari jasa penerjemah profesional, Brainy Translation membantu Anda bersama dengan penerjemah terbaiknya.

Baca artikel menarik lainnya disini.

Salam baca, Brainy!